oleh

Muhammad Kasuba : Tanpa kawasan Indonesia Timur, Tak Ada Artinya Indonesia

MANOKWARI, – Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Papua Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Kota Manokwari. Kegiatan yang dilaksanakan selama 2 (dua) yakni 26 – 27 Februari 2022 dipusatkan di Hotel Swissbel Kota Manokwari, Papua Barat.

Memberi arahan pada pembukaan Rakerwil DPW PKS Provinsi Papua Barat, Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan Wilayah Indonesia Timur, DR H. Muhammad Kasuba, menyebutkan secara luasan kewilayahan, potensi kawasan Indonesia bagian timur adalah sepertiga wilayah Indonesia. Maka baginya, tanpa kawasan Indonesia Timur, tak ada artinya Indonesia.

“Indonesia tidak akan lengkap bila tidak melengkapi pandangan yang sempurna dan lengkap terhadap strategi membangun secara utuh kawasan Timur Indonesia. Salah satunya adalah Papua dan Papua Barat. Perhatian yang belum utuh kepada Papua dan Papua Barat mengusik fikiran kita,” papar DR Muhammad.

Secara regulatif, detail Muhammad Kasuba, telah dikeluarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

“Namun, kebijakan tersebut sebagai prioritas dengan rencana aksi percepatan pembangunan di kawasan Papua dan Papua Barat secara terpadu masalah jalan di tempat,” imbuhnya.

DR Muhammad mengurai, dalam kebijakan partai lewat program dan strategi yang telah digariskan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas), wilayah Timur Indonesia mendapat perhatian khusus, terutama Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Baginya, PKS di Papua dan Papua Barat memiliki kesempatan melibatgandakan capaian politiknya pada perhelatan politik baik Pemilihan Umum maupun Pemilihan Kepala Daerah.

“PKS di Papua dan Papua Barat memiliki peluang dan kesempatan untuk menang. Esensi menang bagi PKS di Papua dan Papua Barat adalah menumbuhkembangkan dan memastikan PKS hadir pada setiap sudut kondisi kehidupan masyarakat. Terdepan dalam berkhidmat bagi masyarakat Papua dan Papua Barat”, tegas mantan Bupati Kabupaten Halmahera Selatan dua periode ini.

DR Muhammad meminta agar forum Rakerwil dioptimalkan untuk membangun grand design pemenangan tahun 2024. Rakerwil DPW PKS Papua Barat adalah agenda strategis. Forum ini tidak hanya untuk membuat perencanaan strategis PKS Papua Barat bekerja dan berkhidmat bagi Papua Barat di tahun 2022, namun harus dipetakan grand design (desain besar) untuk pemenangan pemilu partai pada 2024 nanti.

Ia menyebut, sukses Rakerwil PKS Papua Barat sangat dipengaruhi oleh pelibatan peran seluruh bidang dalam kepengurusan DPW PKS Papua Barat maupun PKS Kabupaten/Kota Se-Papua Barat. Maka, membangun totalitas organisasi dan kesamaan gerak dalam kerja – kerja politik dan pelayanan dibutuhkan untuk menjadikan PKS di Papua Barat semakin membumi.

“Kolaborasi sebagai kata kunci untuk menciptakan resonansi fikir dan gerak bagi seluruh elemen partai. Kader dan pengurus PKS di Provinsi Papua Barat mesti bekerja bersama, membangun totalitas organisasi ketika melakukan langkah mobilisasi dan kerja ekspansif,” kata DR Muhammad memberi semangat.

Agenda Rakerwil DPW PKS Provinsi Papua Barat yang digelar selama dua hari (26 – 27 Februari 2022), dihadiri oleh pengurus DPW PKS Papua Barat, Pengurus DPD PKS Kabupaten/Kota Se-Papua Barat dan anggota DPRD asal PKS Se-Papua Barat.

Selain itu hadir staf ahli Gubernur Papua Barat, DR. Thamrin Payapo, Bupati Manokwari yang diwakili oleh Kepala Kesbangpol, Jaka Mulyanta. Hadir pula Ketua DPR Provinsi Papua Barat Oregenes Wonggor, Ketua MUI Provinsi Papua Barat H. Ahmad Nasrauw dan Ketua MUI kabupaten Manokwari Baharudin Sabola. (**Adv)

Komentar