Ketua BKOW Papua Barat Daya Ida Priyanti Nausrau Dorong Organisasi Perempuan Lebih Adaptif dan Inovatif

SORONG, PBD – Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita Provinsi Papua Barat Daya, Ida Priyanti Nausrau, istri dari Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) I BKOW Papua Barat Daya yang digelar di Hotel Aquarius Star Kabupaten Sorong, Selasa (28/4/26).

RAKERDA I ini menjadi forum strategis dalam merumuskan arah organisasi perempuan di Papua Barat Daya dengan mengangkat tema “Optimalisasi Organisasi Perempuan dalam Rangka Membangun Papua Barat Daya Berkarakter.”

Dalam sambutannya, Ida Priyanti Nausrau menegaskan bahwa BKOW sebagai wadah berhimpunnya berbagai organisasi perempuan memiliki tanggung jawab besar dalam memperkuat pembangunan sosial masyarakat, khususnya melalui pemberdayaan perempuan.

Ia menyampaikan bahwa Provinsi Papua Barat Daya sebagai daerah otonomi baru membutuhkan sinergi semua pihak, termasuk organisasi perempuan, agar proses pembangunan berjalan lebih cepat, tepat, dan menyentuh masyarakat secara langsung.

“Perempuan bukan hanya pendamping pembangunan, tetapi merupakan pelaku utama dalam membangun keluarga, masyarakat, dan masa depan generasi. Karena itu organisasi perempuan harus kuat, solid, dan memiliki arah kerja yang jelas,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa RAKERDA pertama ini menjadi sangat penting karena BKOW Papua Barat Daya baru resmi dilantik pada 17 Juni 2025, sehingga forum ini menjadi kesempatan awal untuk merumuskan fondasi kelembagaan yang kuat serta program kerja jangka panjang yang terukur.

BKOW, lanjutnya, harus menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman, inovatif dalam menjawab tantangan sosial, dan mampu memanfaatkan teknologi dalam memperluas jejaring organisasi.

Menurutnya, perempuan saat ini dituntut untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial seremonial, tetapi juga mampu menghadirkan program yang nyata dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Melalui RAKERDA ini, seluruh organisasi perempuan diharapkan dapat menyatukan visi, memperkuat koordinasi, serta membangun kolaborasi yang produktif dengan pemerintah daerah maupun organisasi masyarakat lainnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan BKOW sebagai “rumah besar” perempuan Papua Barat Daya, tempat seluruh organisasi wanita dapat tumbuh bersama dan saling memperkuat.

Diakhir sambutannya, Ida menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengurus BKOW, dan pemerintah daerah atas dukungan terhadap pelaksanaan RAKERDA I ini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP-PKK Papua Barat Daya sekaligus Dewan Penasehat BKOW, Orpa Susana Kambu, S.Pd, istri dari Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Kepala Dinas Sosial dan P3A Papua Barat Daya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Papua Barat Daya, Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Daya, Wakil Ketua Daerah Jalasenastri Kodaerah XIV, serta para ketua organisasi wanita tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Papua Barat Daya.

RAKERDA I BKOW Papua Barat Daya diharapkan menjadi titik awal lahirnya program-program strategis yang mampu memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah serta mendorong terciptanya masyarakat Papua Barat Daya yang lebih berkarakter, mandiri, dan berdaya saing. (**/oke)

Komentar