oleh

Anggota MRP Ini Sebut Gereja Jangan Sibuk Bicara Politik Praktis

SORONG, – Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat, Leonard Yarollo, S.Th mengatakan bahwa gereja jangan sibuk dengan berbicara politik praktis.

Ia menilai bahwa seharusnya gereja harus bangkit menyerukan suara kenabiaan di tanah Papua.

“Bukti isu otsus jilid pertama akan berakhir dan akan lanjutkan jilid 2, gereja lebih banyak menyoroti isu otsus jilid 2 di media. Menurut saya sebagai suara kenabian utusan gereja Bethel, Gereja Pentakosta ditanah Papua atau GBGP dan sebagai gereja tua atau pribumi ditanah Papua sejak tahun 1956 tanggal 17 Oktober 1956, gereja seharusnya lebih bicarakan misi penyelamatan, seperti gereja pergi adakan penginjilan selamatkan anak-anak generasi muda yang terlibat didalam narkoba, miras, lem fox, seks bebas, KKN. Ini kaitannya dengan tripanggilan berdasarkan Injil Matius 28:19-20, 2 korinus 9 :16.,” tulisnya melalui pesan singkat Rabu malam (9/9/20).

Komentar