Program Bedah Rumah Naik Drastis, Menteri PKP Salurkan 3.107 Unit Bantuan di Papua Barat Daya

SORONG, PBD – Pemerintah melalui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah dengan jumlah signifikan di Papua Barat Daya pada tahun 2026.

Menteri PKP yang akrab disapa Ara menyampaikan bahwa total bantuan yang dialokasikan mencapai 3.107 unit rumah. Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan tahun 2025 yang hanya sebanyak 40 unit.

Adapun rincian alokasi bantuan tahun 2026 meliputi wilayah pesisir sebanyak 2.000 unit, wilayah perkotaan 607 unit, dan wilayah pedesaan 500 unit, dengan total keseluruhan 3.107 unit. Setiap unit penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp25 juta.

“Kami ingin memastikan masyarakat berpenghasilan rendah bisa memiliki rumah yang layak huni. Program ini menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah,” ujar Maruarar.

Program tersebut diusulkan oleh anggota Komisi V DPR RI, Faujia Helga br Tampubolon, yang turut hadir dalam kegiatan bersama Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, dan Wali Kota Sorong, Septinus Lobat.

Faujia Helga menyampaikan apresiasi atas dukungan Menteri PKP dalam merealisasikan bantuan tersebut bagi masyarakat.

“Kami berterima kasih atas dukungan Menteri PKP yang telah memberikan bantuan stimulan kepada warga untuk membedah rumah mereka agar lebih layak huni,” ungkapnya.

Salah satu penerima manfaat, Yeremias Beyete, warga RT 02 RW 01 Kelurahan Klasabi, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan telah menempati rumah tersebut sejak tahun 1990 selama kurang lebih 36 tahun tanpa pernah mendapatkan bantuan perumahan.

“Saya sangat bersyukur bantuan dari Presiden bisa sampai ke rumah kami. Ini sangat membantu,” ujarnya.

Namun demikian, Yeremias berharap adanya tambahan dukungan dari pemerintah daerah. Menurutnya, nilai bantuan sebesar Rp25 juta masih belum mencukupi untuk merenovasi rumah papan yang saat ini dihuni oleh dua kepala keluarga.

“Kalau bisa ada tambahan dari pemerintah provinsi atau kota, karena kebutuhan renovasi rumah kami lebih dari itu. Apalagi kami juga masih kesulitan air bersih di sini,” tambahnya.

Program BSPS ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hunian masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pesisir, perkotaan, dan pedesaan di Papua Barat Daya. (Oke)

Komentar