oleh

Ketua DAB Betew Raja Ampat : Jangan Jadikan Mimbar Keagamaan sebagai Ajang Kampanye Politik

Sorong – 09 Desember 2020, Kabupaten Raja Ampat akan menyelenggarakan pesta demokrasi 5 tahunan. Meskipun hanya ada 1 pasangan calon yang akan bertanding pada pesta demokrasi tersebut, nyatanya masih terjadi gesekan diantara masyarakat pendukung AFU-ORI dan Relawan Kotak Kosong.

Dalam rangka mensukseskan pesta demokrasi di Kabupaten Raja Ampat, Ketua DAB Betew Raja Ampat yang juga ketua DAP wilayah III Doberay, Paul Finsen Mayor, melakukan kunjungan kerja di wilayah Raja Ampat selama 1 minggu.

Dalam kunjungan kerjanya, Ia menemui berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparat Kepolisian, tokoh politik, kubu pasangan calon sampai tokoh adat masyarakat Raja Ampat.

Dalam kunjungan kerjanya, Ia mengajak tokoh agama sampai birokrat Raja Ampat untuk memberikan pandangan-pandangan politik dan pembelajaran politik yang baik, sehingga terciptanya budaya politik yang sehat di Raja Ampat.

“Sebagai Tokoh Adat saya mengajak Tokoh agama, dan birokrat agar memberikan pandangan-pandangan yang baik kepada masyarakat raja ampat sehingga terciptannya budaya politik yang sehat di kabupaten seribu pulau ini”, ajaknya.

Dalam penyampaiannya juga, Ia mengingatkan kepada para pemuka agama untuk menjadikan mimbar keagamaan sebagai mimbar yang menyerukan kedamaian bukan panggung kampanye.

Komentar