oleh

Keluarga Almarhum Irfan Warfandu Tidak Puas Dengan Penetapan Dua Terdakwa

SORONG,- Keluarga korban dari almarhum Irfan Warfandu nyatakan sikap hingga saat ini, tidak merasa puas dengan penetapan dua terdakwa dalam proses persidangan.

Ketidakpuasan itu dicurahkan Ali Mudin salah satu kak sekaligus ayah dari almarhum Irfan Warfandu usai mengikuti proses persidangan di Pengadilan Negeri Sorong, Papua Barat, Kamis (13/10/22).

Menurutnya dengan dihadirkan sejumlah saksi dalam proses persidangan itu, tidak memberikan keterangan yang pasti terkait kasus tersebut.

Apalagi terlihat dengan jelas dalam tubuh almarhum terdapat 30 tusukan banyak luka tusukan, dan pada dasarnya tidak dilakukan oleh dua orang saja melainkan lebih daripada itu.

“Tidak mungkin dari kos sampai ke kali perumnas kan jauh, dari rumah ke tempat ditemukannya motor juga jauh. Jadi kami belum merasa puas karena hanya dua pelaku yang ditetapkan sampai hari ini,” sesalnya.

Selain menyesali hanya dua pelaku yang ditetapkan dalam kasus pembunuhan Irfan Warfandu, Ali juga sangat menyayangkan kinerja penyidik Polsek Sorong Timur yang tidak melakukan penyidikan kasus tersebut dengan benar.

Masih dikatakan Ali hingga saat ini, handphone milik almarhum Irfan Warfandu belum ditemukan. Pihak keluarga merasa dengan handphone milik almarhum bisa membuktikan kebenaran sesungguhnya.

“Sampai sekarang pihak kepolisian tidak membicarakan persoalan handphone milik almarhum. Padahal handphone ini bisa menjadi salah satu bukti kunci dalam proses persidangan nanti,” tegasnya.

Ali berharap kasus almarhum Irfan Warfandu bisa ditemukan titik terang, sehingga tidak adanya kegelisahan yang tersimpan didalam hati keluarga korban. (Fatrab)

Komentar