oleh

Imbas Unras Warga, Kantor PLN UP3 Ditutup

SORONG, – Imbas unjuk rasa (Unras) warga yang memblokade Jalan Ahmad Yani dan merusak fasilitas kantor PLN UP3, untuk sementara hari ini, Senin (22/2/21) pelayanan di kantor PLN UP 3 Sorong, Papua Barat ditutup.

Manager area PLN UP 3 Sorong, Martha Adi Nugraha yang dikonfirmasi melalui saluran telepon membenarkan bahwa pihaknya sementara menutup kantor PLN UP 3 Sorong disebabkan kondisi keamanan yang tidak kondusif.

“Tadi jam 8 saat Saya menuju kantor, Jalan depan sudah dipalang kayu. Ada yang bakar ban, pecahin botol, kantor satpam hancur. Kondisinya sangat tidak kondusif. Saya kemudian meminta pegawai untuk pulang dan bekerja dari rumah. Terutama petugas Yantek (Pelayanan tekhnik), posnya kami pindahkan. Karena kemarin saat kejadian tidak bisa keluar sama sekali. Sehingga menganggu pelayanan kami kepada masyarakat. Saya juga sudah berkordinasi dengan Kapolres dan Dandim agar dapat menjaga aset negara, demikian mitigasi pertama Saya,” terang Adi.

Namun Ia menjamin bahwa pelayanan gangguan ataupun pengaduan dari masyarakat dapat tetap dilayani melalui call center 123 dan PLN New Mobile.

Ia berharap kemarahan atau kekecewaan warga tidak meluap dengan merusak aset negara, karena sangat menganggu pelayanan kepada masyarakat itu sendiri.

Komentar