HUT ke-26 Kota Sorong, Wali Kota Septinus Lobat Ajak Warga Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Modern dan Sejahtera

SORONG, PBD – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Sorong menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 yang berlangsung di Gedung Lambert Jitmau, kawasan Kantor Wali Kota Sorong, Sabtu (28/2/2026).

Perayaan syukuran tersebut ditandai dengan pemotongan kue ulang tahun oleh Wali Kota Sorong Septinus Lobat sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan dan perkembangan Kota Sorong selama 26 tahun terakhir.

Wali Kota Sorong Septinus Lobat mengatakan bahwa momentum HUT ke-26 ini merupakan wujud syukur bersama atas berbagai capaian pembangunan yang telah dirasakan masyarakat.

Dirinya menyampaikan bahwa kemajuan Kota Sorong tidak terlepas dari fondasi yang telah diletakkan oleh para pemimpin terdahulu.

“Para orang tua dan pemimpin-pemimpin kita terdahulu telah meletakkan dasar pembangunan yang kuat. Tugas kita hari ini adalah melanjutkannya dengan misi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Sorong,” ujar Wali Kota Sorong Septinus Lobat.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut menyampaikan apresiasi kepada para mantan pemimpin Kota Sorong yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan daerah, di antaranya:

● Jonathan A. Jumame, yang pernah menjabat sebagai Pejabat Wali Kota Administratif (1996–1999), kemudian terpilih sebagai Wali Kota definitif (2001–2006) bersama Wakil Wali Kota Hengky Rumbiak, serta melanjutkan periode kedua bersama almarhumah Dr. Hj. Baesara Wael (2007–2012).

● Lambertus Jitmau bersama Wakil Wali Kota dr. Hj. Pahima Iskandar, yang memimpin selama dua periode (2012–2017 dan 2017–2022).

● Para penjabat sementara pada masa transisi kepemimpinan, yakni Dr. George Yarangga (2022–2023), Septinus Lobat (2023–2024), dan Dr. Bernhard E. Rondonuwu (Agustus 2024–Februari 2025).

Menurutnya, selama 26 tahun perjalanan, Kota Sorong mengalami kemajuan signifikan, terutama pada pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, bandara dan pelabuhan, peningkatan pelayanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, serta administrasi pemerintahan.

Kota Sorong kini berkembang sebagai pusat perdagangan, jasa, dan distribusi barang di wilayah Papua Barat Daya, sekaligus menjadi simpul ekonomi dan logistik kawasan timur Indonesia.

Di usia ke-26 tahun, Kota Sorong turut memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Septinus Lobat bersama Wakil Wali Kota Anshar Karim.

Keduanya (Septinus Lobat – Anshar Karim) mengusung visi menjadikan Kota Sorong sebagai kota yang maju, bersih, hijau, aman, dan sejahtera. Septinus Lobat menyebutkan, visi tersebut mulai diwujudkan sejak dirinya dilantik oleh Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 di Istana Negara.

Sebagai putra asli Moi, Lobat menyatakan komitmennya untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan berpihak kepada masyarakat.

Dalam satu tahun kepemimpinannya, sejumlah arah kebijakan strategis telah dijalankan, di antaranya:

● Penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan profesional.

● Percepatan pembangunan infrastruktur strategis dan pelayanan publik, termasuk pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP), revitalisasi Pasar Remu, kehadiran Mal Pelayanan Publik, serta penataan drainase guna mengatasi banjir.

● Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pendidikan gratis bagi TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK serta perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.

● Penataan kota berkelanjutan melalui penghijauan, penataan taman kota, serta pengelolaan kebersihan lingkungan.

● Kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti bantuan bagi korban bencana longsor, bantuan modal usaha UMKM, hingga bantuan perumahan kumuh khusus Orang Asli Papua (OAP).

Selain itu, Pemkot Sorong turut mendukung program strategis pemerintah pusat seperti Sekolah Garuda, Koperasi Merah Putih, makan bergizi gratis, penuntasan stunting dan kemiskinan ekstrem, serta penguatan koperasi desa di setiap kelurahan.

Wali Kota menegaskan bahwa 26 tahun perjalanan Kota Sorong merupakan kisah tentang pertumbuhan, perjuangan, dan harapan. Dengan fondasi sejarah yang kuat serta kepemimpinan yang visioner, Kota Sorong optimistis melangkah menuju masa depan yang lebih gemilang.

“Kini di tahun 2026 dan seterusnya, api dan semangat pembangunan harus terus kita nyalakan agar Kota Sorong semakin maju, hijau, aman dan sejahtera,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, dirinya mengajak seluruh stakeholder dan masyarakat untuk terus bersinergi dalam semangat kebersamaan dan gotong royong demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Sorong, sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat Daya dan kebanggaan bersama.

“Mari kita bersama-sama bersinergi sekaligus menunjukan semangat kebersamaan dan gotong royong demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Sorong sebagai Ibukota Provinsi Papua Barat Daya,” imbuhnya. (Jharu)

Komentar