Dukung Generasi Emas 2045, Gubernur Elisa Kambu Buka Bimtek Guru Sekolah Minggu PGPI di Sorong

SORONG, PBD – Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Sekolah Minggu dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) anak usia 10–16 tahun yang digelar bertempat di Gereja GPT Kristus Imam Besar, Kota Sorong, Selasa (24/02/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi Papua Barat Daya, Anace Nauw, para tokoh gereja, panitia pelaksana, serta ratusan guru Sekolah Minggu dari berbagai denominasi gereja se-Papua Barat Daya.

Bimtek ini merupakan program pelatihan dan penguatan kapasitas bagi para pendidik Sekolah Minggu dalam membina anak-anak usia 10–16 tahun.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) bersama Yayasan Indonesia Sejahtera Barokah serta mitra pelayanan lainnya.

Program ini bertujuan mempersiapkan generasi muda Papua menuju visi Indonesia Emas 2045, dengan membentuk anak-anak yang berintegritas, berkualitas, memiliki daya saing, serta berkarakter ilahi.

Gubernur PBD Elisa Kambu menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif.

“Kita punya mimpi yang sama, yaitu mempersiapkan anak-anak pemilik negeri ini untuk masa depan yang lebih baik lagi, masa depan yang lebih nyaman bagi anak-anak kita,” ujar Gubernur PBD Elisa Kambu.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan generasi Papua Barat Daya tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual semata, tetapi juga pada pembentukan karakter, moral, dan spiritualitas yang kuat.

Menurutnya, pendidikan iman sejak dini melalui Sekolah Minggu memiliki peran penting dalam membangun fondasi kepribadian anak.

Dirinya berharap, para guru dapat mengikuti Bimtek dengan sungguh-sungguh agar materi yang diperoleh dapat menjadi referensi dan bekal dalam mendidik serta membimbing anak-anak di lingkungan pelayanan masing-masing.

“Kalau karakter anak-anak kita dibangun dengan baik sejak dini, maka kita sedang menyiapkan masa depan Papua Barat Daya yang lebih kuat, lebih sehat, dan lebih bermartabat,” ucapnya.

Kegiatan Bimtek ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap di tiga wilayah, yakni Kabupaten Sorong, Kabupaten Maybrat, dan Kota Sorong, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para guru Sekolah Minggu di seluruh Papua Barat Daya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi Papua Barat Daya yang sehat, cerdas, produktif, serta memiliki karakter dan kepribadian Kristus.

Bimtek ini menjadi salah satu fondasi strategis dalam membangun generasi penerus Papua yang tangguh, berintegritas, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (Jharu)

Komentar

News Feed