oleh

ABK KM Merpati Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Kumbe Merauke

MERAUKE – Setelah melalui proses pencarian selama tiga hari, tim SAR gabungan yang menyisir menggunakan perahu karet akhirnya berhasil menemukan Rudi, seorang anak buah kapal (ABK) KM Merpati GT 60 yang dilaporkan hilang akibat terjatuh dari atas kapal di Sungai Kumbe, Merauke, Papua Selatan.

Dalam rilis yang diterima Sorongnews.com, tepat pukul 07.32 WIT, tubuh korban ditemukan berjarak sekitar 2,5 Kilometer (Km) kearah tenggara dari lokasi awal kejadian.

Kepala Subseksi Operasi SAR Merauke, Reza Afriyanto yang berada di lapangan menyampaikan bahwa atas kesepakatan antara pihak perusahaan dan keluarga maka korban akan dikirim ke kampung halamannya di Bogor, Jawa Barat.

“Tapi sebelumnya, korban akan di evakuasi dulu ke RSUD menggunakan ambulans rumah sakit,” kata Reza Afriyanto.

Ditempat terpisah, Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke, Supriyanto Ridwan, mengimbau bagi pelaku atau siapa saja yang beraktifitas diatas air agar senantiasa memperhatikan keselamatan demi meminimalisir kecelakaan yang berakibat fatal.

“Bulan ini tercatat sudah dua kejadian kecelakaan kapal yang kami tangani, semoga tidak ada lagi (kecelakaan) kedepannya,” tutup Supriyanto Ridwan.

Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR secara resmi ditutup. Unsur potensi SAR yang terlibat dari Pospol Airud Kumbe, Posmat Lantamal XI Merauke, Merauke Rescue Squad (MRS), ABK KM. Merpati serta masyarakat setempat.

Diberitakan sebelumnya bahwa ABK KM Merpati GT 60 dilaporkan terjatuh di sungai Kumbe dan hilang pada tanggal 21 Januari 2023 sekira pukul 17.20 WIT. Korban atas nama Rudi, lelaki muda berusia 25 tahun ber-KTP Bogor, Jawa Barat. Kejadian naas ini secara rinci dilaporkan oleh kapten KM Merpati GT 60 pada Pos Pol Airud Kumbe Merauke sekira pukul 21.40 WIT.

Oleh Kepala Pos Polairud Kumbe, Syafrudin, perihal ini kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke yang laporannya diterima sekira pukul 23.50 WIT. (Hidayatillah)

 

Komentar