oleh

36 Tahun Menanti, Guru Usia 59 Tahun Ini Bersyukur Terima SK P3K

SORONG,- H.M. Arsyad, salah satu peserta P3K yang baru saja menerima SK mengatakan bahwa dirinya begitu bersyukur karena sudah bertahun-tahun menanti akhirnya bisa menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

“Kalau saya sudah 36 tahun jadi guru honorer awalnya jadi guru di SMP Muhammadiyah sampai saat mengikuti tes di tahun lalu dinyatakan lulus meskipun usia sudah mencapai 59 tahun,” ungkap Arsyad, saat ditemui usai menerima sk dalam gedung Lambert Jitmau, Senin (5/12/22).

Bebernya, Kalau dulu pernah disarankan untuk mendaftar di Kabupaten Sorong namun belum rejeki namun dipanggil untuk mengajar di Universitas Muhammadiyah (UMS) menjadi seorang dosen.

Lanjutnya, mereka merupakan P3K tahap II dan latarbelakang untuk tetap ikut tes disaat umur sudah menuju pensiun yakni hanya ingin memotivasi yang lain, meski diusia lanjut tetap semangat dan tak putus asa mencoba.

“Saya tentu bersyukur sekali sebab dalam tahap proses seleksi P3K tidak dibatasi umur sehingga di usianya ini boleh memperoleh SK yang selama ini kami perjuangkan melalui pengabdian kepada para murid maupun sekolah tempat di mana kami mengajar,” jelasnya.

Katanya, persyaratan utama guru P3K yaitu sudah mengabdi kurang lebih 5 tahun dan inilah proses memang guru juga menantikan semua ini, karena sudah diterima jadi harus menjalankan baik-baik amanah.

“Sampai saat ini gaji honor didapat sesuai dengan kondisi ekonomi di Kota Sorong pertama dari tahun 1986 sebesar Rp 40.000 karena sabar jalani saja tugas Alhamdulillah berkembang pasti ada saja dan gaji terakhir di yayasan itu sebesar Rp. 3.300.000,” pungkasnya.

Tambahnya, belum lagi gaji dari kampus 3 juta lebih jadi lumayan dan cukup untuk kehidupan.

“Saya berharap mudah-mudahan semua penerima SK hari ini bisa jalankan tugas dengan lancar,” harapnya. (Mewa)

Komentar