SORONG, PBD – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Sorong memprediksi angkutan Lebaran tahun 2026 akan mengalami peningkatan penumpang yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut KSOP Kelas I Sorong, Elis Joris, mengatakan peningkatan tersebut diperkirakan mencapai 20 hingga 30 persen. Prediksi ini berdasarkan tren peningkatan jumlah penumpang pada angkutan Lebaran tahun 2024 hingga 2025 yang mengalami kenaikan sekitar 22 sampai 30 persen.
Menurut Elis, KSOP Sorong sebagai koordinator angkutan Lebaran telah melakukan pemantauan di sejumlah pelabuhan, di antaranya Pelabuhan Sorong, Pelabuhan Rakyat, serta Pelabuhan Arar.
“Untuk kapal penumpang yang beroperasi di dermaga umum atau Pelabuhan Sorong terdapat 13 kapal, di antaranya KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Dorolonda, KM Sinabung, KM Gunung Dempo, KM Sirimau, KM Sabuk Nusantara 42, KM Sabuk Nusantara 75, KM Sabuk Nusantara 96, KM Sabuk Nusantara 112, KM Sabuk Nusantara 77, serta KM Frans Kaisiepo,” ujarnya di pos pelayanan terpadu di Pelabuhan umum Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (14/3/26).
Sementara itu, di Pelabuhan Rakyat juga terdapat 13 kapal yang melayani rute perintis menuju daerah Raja Ampat dan wilayah sekitarnya. Kapal-kapal tersebut di antaranya KM Sabuk Nusantara 61, KM Sabuk Nusantara 62, KM Sabuk Nusantara 99, KM Sabuk Nusantara 56, Express Belibis 8, Express Belibis 7E, Marina Express 6, Express Bahari 88B, Sunlia, Fajar Baru 8, Fajar Mulia 2, Fajar Indah 2, serta beberapa kapal perintis lainnya.
Untuk arus mudik, lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada 13 Maret 2026 dengan keberangkatan KM Sinabung tujuan Bacan, kemudian 16 Maret 2026 KM Gunung Dempo tujuan Makassar, serta 19 Maret 2026 KM Ciremai tujuan Ambon.
Sedangkan arus balik diperkirakan terjadi pada 26 Maret 2026 dengan kedatangan KM Labobar dari Fakfak, 27 Maret 2026 KM Gunung Dempo dari Baubau, 29 Maret 2026 KM Ciremai dari Ambon, serta 30 Maret 2026 KM Sirimau dari Ambon.

Berdasarkan data tahun 2025, jumlah penumpang turun di Pelabuhan Sorong tercatat sebanyak 23.825 jiwa. Tahun ini diprediksi meningkat lebih dari 30 persen. Sementara penumpang naik pada tahun 2025 sebanyak 23.162 jiwa dan diperkirakan meningkat sekitar 22 hingga 25 persen pada 2026.
Untuk menunjang pelayanan penumpang, Pelabuhan Sorong telah menyiapkan berbagai fasilitas seperti area parkir kendaraan yang memadai, tempat pengisian daya telepon genggam, ruang tunggu yang nyaman, ruang VIP, kursi roda, ruang informasi penumpang, mesin X-Ray, layar jadwal kapal, hingga sistem pemeriksaan tiket otomatis (auto gate).
Dalam pelaksanaan posko terpadu angkutan Lebaran, KSOP Kelas I Sorong juga bekerja sama dengan berbagai instansi seperti KP3 Laut Polresta Sorong Kota, Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Daya, Dinas Perhubungan Kota Sorong, Satpol PP Kota Sorong, POMAL Sorong, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Sorong, Politeknik Pelayaran Sorong, BMKG, koperasi TKBM Kelayung, Balai Karantina Papua Barat Daya, Basarnas Sorong, serta organisasi pelayaran ALFI/ILFA.
Elis menjelaskan beberapa potensi risiko selama angkutan Lebaran juga telah diantisipasi, di antaranya cuaca buruk dengan pemantauan cuaca secara real time bersama BMKG, potensi kecelakaan kapal dengan penyediaan peralatan keselamatan dan kapal patroli, serta lonjakan penumpang dengan pengaturan jadwal dan koordinasi dengan operator kapal.
Selain itu, pihak pelabuhan juga menyiapkan area berteduh untuk mengantisipasi hujan, mobil pemadam kebakaran untuk potensi kebakaran, generator cadangan jika terjadi pemadaman listrik, serta sistem cadangan apabila aplikasi pelayanan mengalami gangguan.
KSOP Sorong juga berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Sorong untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di jalan raya depan pelabuhan.
Elis mengimbau masyarakat yang akan mudik maupun kembali ke Kota Sorong agar membeli tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak datang ke pelabuhan tanpa tiket karena hal tersebut dapat menimbulkan ketidaknyamanan saat perjalanan. Dengan koordinasi lintas sektor ini kami berharap angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan aman dan nyaman,” pungkasnya.
Pantauan sorongnews.com pelaksanaan angkutan lebaran di Pelabuhan Sorong terpantau aman dan lancar. Para penumpang tertib memasuki ruang tunggu dengan fasilitas pengecekan tiket, pengecekan barang di Xray hingga fasilitas garbarata. (oke)












Komentar