296 Orang Jamaah Calon Haji Dilepas Wagub PBD, Dapat Uang Saku dan Perlengkapan Kesehatan

SORONG, PBD – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya secara resmi melepas ratusan jamaah calon haji tahun 2026 dalam sebuah seremoni yang digelar di salah satu hotel di Kota Sorong, Senin (4/5/2026).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah, Aziz Hagemur, menjelaskan bahwa total jamaah calon Haji Papua Barat Daya terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 25 dan 26. Rinciannya, Kota Sorong sebanyak 217 jamaah, Kabupaten Sorong 26 jamaah, Kabupaten Raja Ampat 24 jamaah, Kabupaten Sorong Selatan 20 jamaah, Kabupaten Tambrauw 4 jamaah, dan Kabupaten Maybrat 4 jamaah, serta 1 orang petugas haji daerah (TPHD) yang dibiayai pemerintah provinsi.

Menariknya, jamaah calon Haji termuda tahun ini berasal dari Kota Sorong, yakni Ilham Muhajir (31 tahun), sementara jamaah tertua adalah Rossi Karie Palugu (84 tahun).

Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menyampaikan bahwa jumlah jamaah tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya akibat penyesuaian kuota nasional.

“Tahun lalu jumlah jamaah mencapai sekitar 722 orang, sementara tahun ini turun menjadi 447 orang untuk Papua Barat dan Papua Barat Daya. Khusus Papua Barat Daya sendiri sebanyak 296 jamaah,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memberikan bantuan sebesar Rp2 juta kepada setiap jamaah. Selain itu, pemerintah juga menanggung biaya transportasi dan operasional petugas pendamping hingga embarkasi Makassar.

“Di tengah tengah efisiensi anggaran, total dukungan dari Bapak Gubernur mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran ibadah haji,” tambahnya.

Dari sisi kesehatan, Dinas Kesehatan Papua Barat Daya memastikan seluruh jamaah dalam kondisi siap berangkat. Sebanyak 3 dokter dan 7 perawat disiagakan untuk mendampingi jamaah, serta telah dilakukan pembagian masker dan vitamin.

“Alhamdulillah, 100 persen jamaah telah menerima vaksin wajib, yakni COVID-19, meningitis, dan polio, serta dinyatakan sehat,” jelasnya.

Rencananya, seluruh jamaah calon Haji akan diberangkatkan menuju embarkasi Makassar pada Kamis (7/5/26) sebelum melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci pada Sabtu (9/5/26) dan kembali ke tanah air pada 20 Juni 2026 mendatang di debarkasi Makasar.

Wakil Gubernur juga berpesan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan, niat, serta nama baik daerah selama menjalankan ibadah haji.

“Jamaah adalah duta Papua Barat Daya. Jaga sikap, patuhi aturan, dan ikuti arahan petugas agar ibadah berjalan lancar,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak memberikan dukungan Rp300juta bagi petugas Haji dan jamaah calon haji. Adapun kuota JCH tahun ini sebanyak 20 orang hal ini sama dengan tahun lalu.

Sedangkan Plt Sekda Tambrauw, Hasan Tafalas mengaku bahwa kuota kabupaten Tambrauw 4 orang dan tentunya Pemda berharap ada penambahan kuota di tahun tahun mendatang.

Pemerintah daerah juga memberikan bantuan khusus berupa pembiayaan tiket perjalanan Sorong–Makassar pulang pergi dan uang saku bagi jamaah dari daerah tersebut.

Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemda kabupaten  berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, serta meraih predikat haji mabrur.

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPD RI, Hartono, Pimpinan Forkopimda dan Ormas Islam. (Oke)

Komentar