SORONG, PBD – Musyawarah Cabang (Muscab) VI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Sorong berlangsung sukses di Sekretariat DPC PPP Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Minggu (31/5/2026).
Forum tertinggi partai di tingkat kabupaten tersebut menetapkan Muhammad Nur Umar sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Sorong untuk periode kepengurusan berikutnya.
Pelaksanaan Muscab berlangsung dalam suasana demokratis, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh tahapan persidangan berjalan sesuai mekanisme organisasi sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP.
Pimpinan Sidang Paripurna Muscab VI yang juga Sekretaris DPW PPP Papua Barat Daya, Ruslan Rasid, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menjaga kondusivitas selama proses musyawarah berlangsung.
Menurutnya, berbagai pandangan yang berkembang dalam forum merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat dan menjadi cerminan kedewasaan kader dalam berdemokrasi.
“Seluruh rangkaian musyawarah telah berlangsung dengan baik. Perbedaan pandangan yang muncul dalam forum merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat dan telah diselesaikan melalui mekanisme musyawarah sesuai aturan yang berlaku,” ujar Ruslan.
Ia menegaskan bahwa seluruh keputusan yang dihasilkan dalam Muscab merupakan keputusan sah organisasi yang wajib dihormati dan dilaksanakan bersama oleh seluruh kader.
Ruslan berharap setelah Muscab berakhir, seluruh kader kembali bersatu dan memperkuat solidaritas demi membesarkan PPP di Kabupaten Sorong.
“Semangat persaudaraan, kekeluargaan, dan pengabdian kepada masyarakat harus tetap menjadi landasan utama dalam setiap langkah organisasi,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Papua Barat Daya, Mukhsin A. Wahid, mengatakan Muscab merupakan bagian penting dalam proses regenerasi dan penguatan organisasi partai.
Menurutnya, seluruh tahapan Muscab VI DPC PPP Kabupaten Sorong berjalan sesuai aturan yang berlaku dan menghasilkan keputusan yang dapat diterima oleh seluruh peserta.
“Muscab bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan induk dari proses organisasi partai politik. Semua tahapan telah dilaksanakan sesuai aturan dan berjalan lancar,” ujarnya.
Mukhsin menekankan pentingnya konsolidasi organisasi setelah Muscab guna memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.
Ia berharap kepengurusan baru mampu melakukan sosialisasi secara maksimal kepada masyarakat serta memperluas basis dukungan menjelang agenda politik mendatang.
“Kami berharap ketua DPC yang baru dapat melakukan sosialisasi dan konsolidasi secara maksimal agar PPP kembali meraih kursi dan meningkatkan perolehan suara di Kabupaten Sorong,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC PPP Kabupaten Sorong terpilih, Muhammad Nur Umar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh kader yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin PPP Kabupaten Sorong.
Ia berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab serta fokus membangun kekuatan partai melalui kerja-kerja organisasi yang nyata di tengah masyarakat.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh kader dan sahabat yang telah memberikan dukungan kepada saya. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” terangnya.
Sebagai langkah awal kepemimpinannya, Muhammad Nur Umar menargetkan PPP mampu meraih lima kursi dari total 25 kursi DPRK Kabupaten Sorong pada Pemilu Legislatif mendatang.
Menurutnya, target tersebut realistis apabila seluruh kader bersatu dan bekerja secara terorganisir hingga ke tingkat kampung dan distrik.
“Target saya jelas, PPP Kabupaten Sorong harus meraih lima kursi. Ini bukan sekadar janji, tetapi target yang akan saya perjuangkan dengan waktu, tenaga, pikiran, dan kerja nyata,” tegasnya.
Muhammad Nur Umar menjelaskan bahwa nilai persatuan yang terkandung dalam nama Partai Persatuan Pembangunan menjadi spirit utama dalam kepemimpinannya.
Dirinya meyakini pembangunan daerah hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat mampu bersatu tanpa memandang perbedaan latar belakang sosial, budaya, maupun politik.
“Yang terpenting saat ini adalah bagaimana menyatukan masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah dan menikmati hasil pembangunan secara bersama,” katanya.
Sebagai tokoh yang memiliki latar belakang di bidang pendidikan, Muhammad Nur Umar optimistis dapat membangun jaringan konsolidasi partai secara lebih luas melalui pendekatan langsung kepada masyarakat.
Ia menegaskan kepemimpinannya akan lebih mengedepankan kerja nyata dibandingkan retorika politik semata.
“Jangan hanya mendengar apa yang saya katakan, tetapi lihat apa yang saya kerjakan. Saya percaya masyarakat akan menilai dari bukti dan hasil kerja,” pungkasnya.
Muscab VI DPC PPP Kabupaten Sorong diharapkan menjadi momentum penting bagi penguatan konsolidasi internal partai sekaligus titik awal kebangkitan PPP dalam menghadapi berbagai agenda politik serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah di Kabupaten Sorong dan Papua Barat Daya. (Sip)













Komentar