LMA Papua Barat Daya Sosialisasikan Program Makan Bergizi Gratis di SMA Negeri 2 Kota Sorong, Tampung Aspirasi Siswa

SORONG, PBD – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Barat Daya menggelar Mimbar Aspirasi Santai (MAS) sebagai wadah edukasi dan dialog bersama pelajar, dengan fokus sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa SMA Negeri 2 Kota Sorong, Selasa (13/1/2026).

Kegiatan sosialisaai yang diikuti penuh antusias oleh siswa-siswi serta para guru disampaikan oleh Kakak Frens Ongge, yang menjelaskan pentingnya asupan gizi seimbang bagi generasi muda dalam mendukung kesehatan dan prestasi belajar.

Sementara, Ketua Umum Lembaga Masyarakat Adat Provinsi Papua Barat Daya, George Karel Dedaida, S.Hut., M.Si, mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Para siswa dan guru berharap program tersebut dapat dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan demi mendukung tumbuh kembang generasi muda Papua Barat Daya.

“Respons yang kami terima sangat luar biasa. Para pelajar dan tenaga pendidik menyatakan dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis ini,” ujar George.

Selain itu, dalam mimbar aspirasi tersebut, para peserta juga menyampaikan harapan dan doa agar Presiden Republik Indonesia senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin bangsa, khususnya dalam menghadirkan program-program pro rakyat di bidang pendidikan dan kesehatan.

George yang juga merupakan Kepala Suku Besar IMEKKKO Papua Barat Daya menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja LMA PBD ‘Go To School’, sebagai upaya mendorong sosialisasi Astacita Presiden, di mana salah satu fokus utamanya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Makan Bergizi Gratis.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan pelajar memahami manfaat program MBG sekaligus membuka ruang aspirasi yang santai dan edukatif,” jelasnya.

Antusiasme tinggi dari siswa dan guru SMA Negeri 2 Kota Sorong menjadi bukti kuat bahwa program MBG sangat dibutuhkan dan diharapkan mampu memberi dampak positif bagi dunia pendidikan di Papua Barat Daya. (oke)

Komentar

News Feed