SORONG, PBD – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Papua Barat Daya menggelar pencanangan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang dipusatkan di STIKES Papua, Kota Sorong, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan tersebut dicanangkan langsung oleh Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau didampingi Ketua TP PKK Papua Barat Daya Orpa Susana Kambu, Ketua BKOW Papua Barat Daya Ida Priyanti Nausrau, Ketua DWP Papua Barat Daya Erdia Msiren Kareth, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur PBD Ahmad Nausrau menegaskan bahwa peringatan HKG PKK bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam pemberdayaan keluarga.
Menurutnya, keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.
“Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang kuat. Oleh karena itu, peran PKK sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga, serta pelestarian lingkungan hidup,” ujar Wagub PBD Ahmad Nausrau.
Lebih lanjut, dirinya memberikan apresiasi kepada seluruh kader PKK di Papua Barat Daya yang selama ini dinilai telah bekerja dengan dedikasi tinggi dalam menjalankan 10 program pokok PKK.
Ahmad Nausrau turut menekankan bahwa tema HKG PKK ke-54 harus menjadi sumber inspirasi untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat. Dirinya berharap PKK mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga, menekan angka kemiskinan, serta memperkuat ketahanan sosial.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program pemberdayaan keluarga melalui sinergi lintas sektor.
“Kami percaya dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, kita dapat mewujudkan Papua Barat Daya yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Papua Barat Daya, Orpa Susana Kambu menyampaikan bahwa keluarga memiliki peran besar dalam proses pembangunan, karena kondisi keluarga mencerminkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara umum.
“Gerakan PKK merupakan gerakan masyarakat yang tumbuh dari bawah dengan prinsip partisipatif, sehingga diperlukan program-program strategis dari setiap kelompok kerja (Pokja) untuk mengoptimalkan pelaksanaan 10 program pokok PKK,” kata Ketua TP PKK Papua Barat Daya, Orpa Susana Kambu.
Ia menyebut, tema HKG PKK ke-54 tahun ini yakni Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita Wujudkan Indonesia Emas 2045. Menurut Orpa, tema tersebut menegaskan pentingnya penguatan peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Dalam rangkaian kegiatan HKG ke-54, TP PKK Papua Barat Daya melaksanakan berbagai program sesuai bidang Pokja, diantaranya:
* Pokja I: Sosialisasi bela negara dalam pembinaan karakter keluarga
* Pokja II: Pelatihan anyaman manik-manik
* Pokja III: Edukasi menu B2SA, pemberian paket makanan bergizi, serta lomba cipta menu
* Pokja IV: Donor darah, pengobatan gratis, pelayanan KB, sunatan massal, pemberian makanan bergizi bagi ibu hamil, bayi dan balita, serta penyuluhan kesehatan
Dalam kegiatan tersebut turut ditayangkan video dokumentasi rangkaian program dan kegiatan TP PKK Papua Barat Daya sepanjang tahun 2025 sebagai bentuk refleksi dan evaluasi kinerja organisasi.
Melalui pencanangan ini, diharapkan gerakan PKK semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai garda terdepan dalam pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua Barat Daya. (Jharu)











Komentar