oleh

Guru-Guru SLB “Curhat” Ini Kata Mendikbud Terkait Guru Honor

SORONG, – Menteri pendidikan dan kebudayaan, Nadiem Makarim dicurhatin sejumlah guru Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kelurahan Makbalim Kabupaten Sorong, Papua Barat, Rabu (10/2/21).

Sejumlah guru mengeluh terkait status honorer dengan gaji yang sangat tidak layak sehingga perlu ada kenaikan honor. Bahkan mereka meminta agar Mendikbud dapat mengangkat guru honorer sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan di SKkan.

Selain itu mereka meminta penambahan fasilitas ajar kepada anak-anak yang bersekolah di SLB dan penambahan guru khusus di SLB.

Menjawab keresahan guru-guru SLB, Dirjen Guru Tenaga Keguruan (GTK) Iwan Syahril mengatakan bahwa persoalan ini adalah kendala dan dilematis bagi Pemerintah Daerah. Hal ini disebabkan terbenturnya aturan tidak diperkenankannya pengangkatan guru honorer sejak tahun 2005.

Mendikbud menambahkan bahwa secara Undang-undang hal tersebut tidak diijinkan. Namun ada dua solusi yaitu menjadi ASN atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK).

Komentar