Wali Kota Pimpin Sertijab Direktur RSUD Sele Be Solu

SORONG,-Wali Kota Sorong, Lambert Jitmau memimpin Serah terima jabatan (Sertijab) Direktur RSUD Sele Be Solu Sorong yang diterima drg.Susi Djitmau dari Direktur lama dr.Mavkren Kambuaya yang telah memegang kepercayaan memimpin selama lima tahun Penandatanganan sertijab dilaksanakan di Ruang Pertemuan RSUD Sele Be Solu, Senin (27/6/22).

Lambert, saat ditemui beberapa media menegaskan bahwa Menajemen RS dikelola sepenuhnya oleh Direktur Rumah Sakit, untuk itu Ia minta kepada Direktur yang baru agar bisa mengatur penerimaan dengan baik dalam memenuhi kesejahteraan bagi para dokter dan apapun itu yang bertugas melayani pasien.

“Jadi manajemen Rumah Sakit Sele Be Solu itu dikelola penuh oleh Direktur Rumah Sakit, di sini penerimaan paling besar tinggal diatur baik untuk memenuhi setiap kebutuhan Rumah Sakit dan harus ada perwali jadi dokter apapun namanya kesejahteraan mereka harus dipenuhi baik besar maupun kecil nantinya dilihat dari kemampuan penerimaan rumah sakit,” ungkap Wali Kota Sorong.

Yang aneh Menurutnya yakni selama ini RSUD. Sele Be Solu tidak pernah memberikan kontribusi kepada Chas Daerah, sedangkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) diterima dari PAD yang merupakan perwujudan dari Asas Desentralisasi dan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah.

“PAD kalau ada ya, kita bayar kalau tidak ada mau bikin apa, untuk itu saya harapkan kepada direktur yang baru agar mengetahui secara pasti tentang penerima Rumah Sakit dan membuat perencanaan secara baik untuk kebutuhan rumah sakit, belanja rumah sakit yang semuanya bersumber dari penerimaan rumah sakit,” tegasnya.

Ia juga berpesan jikalau ingin mengangkat honorer baik dalam jumlah yang banyak ataupun dalam jumlah yang sedikit harus sesuai dengan kemampuan dari Rumah Sakit itu sendiri, agar bisa membiayai tegana-tenaga tersebut.

Sebagai Direktur yang baru, drg. Susi Djitmau mengatakan bahwa Akan berusaha agar bisa ada perwali yang nantinya akan menjadi dasar hukum untuk membayar upah dari setiap medis, serta akan melanjutkan program-program yang sudah ada sesuai dengan visi misi dari RSUD. Sele Be Solu.

“Tugas kami manajemen itu pertama menjawab teman-teman dokter dan berusaha supaya bisa ada perwali sebagai dasar hukum untuk membayar upah teman-teman, dan disisi lain akan meneruskan program-program yang sudah ada terutama kita melihat dari visi dan misi visi rumah sakit yang mengarah kepada kota termaju dan menjadi rumah sakit unggulan di tanah papua,” terang Direktur RSUD Sele Be Solu.

Lebih jelas lagi Ia mengatakan bahwa saat ini mereka sedang menunggu untuk pembuatan dasar hukum yang akan dipakai membayar.

“Kami berharap ya, kalau Tuhan tolong bisa dalam Minggu ini dasar hukumnya sudah terbentuk, lalu bisa direalisasi segera mungkin,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur lama dr. Mavkren Kambuaya mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota yang telah memberikan amanah selama 5 tahun kepada dirinya.

Ia pun berpesan kepada Direktur yang baru agar dapat meneruskan sejumlah program yang telah Ia tinggalkan, terutama dalam hal kesejahteraan tenaga kesehatan di RSUD Sele Be Solu. (Mewa)

____

Komentar