SORONG, PBD – Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) dinilai memiliki peran strategis sebagai pilar utama ketenteraman masyarakat. Keberadaan POLRI tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menghadirkan rasa aman melalui pelayanan yang profesional dan humanis.
Sekretaris Umum Lembaga Masyarakat Adat Papua Barat Daya (LMA-PBD), Fatra Mochammad Soltief, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian POLRI dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Dalam keterangan tertulisnya, menurut Fatra, peran polisi sering kali luput dari perhatian publik, terutama saat momen-momen penting seperti Natal, Tahun Baru, maupun Hari Raya Idulfitri.
“Ketika masyarakat merayakan hari-hari bahagia bersama keluarga, ada anggota POLRI yang memilih tetap bertugas demi memastikan semuanya berjalan aman dan damai. Bagi saya, ini bukan sekadar tugas, tetapi panggilan hati,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa hampir di seluruh dinamika kehidupan bermasyarakat, kehadiran polisi sangat dibutuhkan, baik dalam kegiatan bersifat pribadi maupun umum.
“Tanpa mereka, banyak kegiatan sulit terlaksana. Polisi bukan hanya aparat negara, tetapi juga sahabat masyarakat,” tambahnya.
Fatra juga menilai gagasan POLRI Presisi yang diusung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai langkah tepat menjawab kebutuhan masyarakat saat ini. Pendekatan berbasis data dan teknologi, pencegahan kejahatan sejak dini, serta digitalisasi pelayanan seperti SIM dan SKCK dinilai mampu meningkatkan ketentraman dan kepercayaan publik.
“Pelayanan yang cepat, transparan, dan profesional, serta proses hukum yang terbuka dan adil adalah wujud nyata POLRI dalam menciptakan rasa aman di masyarakat,” katanya.
Meski demikian, Fatra menyayangkan masih adanya pandangan negatif sebagian masyarakat terhadap kinerja POLRI. Ia menilai penilaian tersebut kerap tidak objektif, terutama saat polisi menjalankan tugas pengamanan demonstrasi, pemilu, maupun agenda kenegaraan.
“Ketika terjadi situasi chaos, Polri sering kali disalahkan, padahal mereka hanya menjalankan perintah negara untuk menjaga kepentingan bersama. Banyak yang hanya melihat potongan peristiwa di layar, tanpa memahami kerja keras dan risiko yang dihadapi anggota Polri,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat dapat melihat peran POLRI secara lebih adil dan objektif, serta bersama-sama menjaga keamanan demi terciptanya kehidupan sosial yang harmonis.
Sebagai pilar ketenteraman masyarakat, POLRI terus berkomitmen melindungi, mengayomi, dan melayani demi terwujudnya Indonesia yang aman dan damai. (**/oke)









Komentar