Calon Senator Termuda Agustinus Kambuaya, Daftarkan Diri ke KPU Papua Barat Daya

SORONG, PBD – Calon Senator termuda di Papua, Agustinus Robianus Kambuaya didampingi keluarga dan ratusan pendukungnya menggunakan suling tambur dan tarian khas Papua berjalan kaki menuju tempat pendaftaran KPU di Hotel Luxio Kilometer 12 Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (10/5/23).

Menggunakan pakaian adat kebesaran suku Maybrat, pria kelahiran 23 Agustus 1987 yang akrab disapa ARK dihadapan komisioner KPU PBD dengan lantang menyatakan kesiapannya merebut hati masyarakat Kota Sorong dalam Pemilu 2024 dalam pemilihan anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Papua Barat Daya.

Usai menyerahkan berkas kepada Plt Komisioner KPU Papua Barat Daya, berkas ARK kemudian dilakukan verifikasi oleh tim dari KPU dan Bawaslu Papua Barat Daya. Dimana dari berkas tersebut Plt KPU Papua Barat Daya, Fatmawati menyatakan bahwa berkas ARK lengkap dan memenuhi syarat pencalonan yaitu jumlah dukungan memenuhi syarat sebanyak 1.210 orang dan daerah sebaran juga memenuhi syarat dari 6 kabupaten Kota se Papua Barat Daya.

“Kami akan keluarkan berita acara dan tanda terima, selanjutnya akan memasuki tahapan verifikasi administrasi dan perbaikan, hingga nanti menunggu nomor urut sesuai jadwal sekitar bulan September mendatang,” ujar Fatmawati.

Ditemui usai mendaftarkan diri, ARK yang saat ini menjadi anggota DPRD Provinsi Papua Barat dari jalur Otonomi Khusus sekaligus aktivis masyarakat melakukan bahwa dirinya terpanggil untuk mewakili kaum muda dan masyarakat adat dalam pencalonan DPD RI.

Sebagai anggota DPD RI sebagaimana ketentuan undang-undang yang berlaku tentang tugas dan fungsi pokok daripada anggota DPD RI tentu akan berbeda dengan anggota DPR. Namun Ia yakin bahwa sebagai senator di Jakarta nantinya, Ia akan melanjutkan aspirasi-aspirasi masyarakat yang berhubungan dengan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Papua Barat Daya.

“Apabila kami dipercayakan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa oleh masyarakat Papua Barat Daya, kami akan memperjuangkan itu dan kami sudah membuktikan itu. Kami hari ini hadir sebagai salah satu yang ikut memperjuangkan kehadiran provinsi ke-38. Kami juga optimis bahwa masyarakat Papua Barat Daya butuh sesuatu hal yang baru, generasi muda yang bersih, jujur dan Kami mengajak masyarakat untuk tidak lagi membeli kucing dalam karung, tapi belilah kucing dengan melihat warna dan jenisnya agar tidak kecewa di kemudian hari,” lugas ARK.

Ia pun menilai bahwa petarungan kursi DPD RI dari 12 orang kandidat menjadi 4 orang mewakili Papua Barat Daya bukanlah perang, melainkan menunjukan perwakilan-perwakilan terbaik di provinsi Papua Barat Daya.

“Kami bukan lawan, kami adalah teman yang siap membangun Papua Barat Daya dan menjembatani urusan di daerah ke pemerintah di pusat. Kami memiliki strategi masing-masing untuk memenangkan hati masyarakat. Sebagai Pemuda, saya Optimis bahwa seruan Bung Karno dan sumpah pemuda menjadi semangat Saya untuk berjuang di DPD RI. Saya mohon doa restu dari semua dan mengajak kepada pendukung dan pemilih, untuk mari bersama Kita ciptakan Pemilu yang bersih, jujur, tanpa money politik guna menentukan wakil-wakil masyarakat yang terbaik di DPD RI pada Pemilu mendatang,” imbau ARK. (Oke)

Komentar