oleh

BPBD Papua Barat Sertifikasi Relawan Covid-19 Sorong dan Raja Ampat

SORONG, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Provinsi Papua Barat melakukan pelatihan dan sertifikasi terhadap 30 relawan COVID-19 di wilayah Sorong dan Raja Ampat, sejak Senin (22/3/21) hingga Kamis (25/3/21).

Kegiatan pelatihan dan sertifikasi relawan Covid-19 merupakan inisiatif Gubernur Papua Barat dan telah direstui oleh BNPB sebagai bentuk inovasi pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga terampil dan tanggap bencana non alam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD provinsi Papua Barat, Jordan Komnaris di Sorong, Selasa, mengatakan bahwa pelatihan dan sertifikasi relawan Covid-19 wilayah Sorong Raya berpusat di kota Sorong selama empat hari ke depan yang diikuti sebanyak 30 relawan yaitu sebanyak 10 orang relawan dari kabupaten Sorong, 10 orang relawan kota Sorong, dan 10 orang relawan kabupaten Raja Ampat.

Menurutnya, pelatihan dan sertifikasi ini khusus bagi relawan murni non medis yang selama setahun membantu pemerintah daerah masing-masing dalam penanganan kasus Covid-19.

Dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan agar relawan lebih percaya diri dan meningkatkan kapasitas selama membantu pemerintah dalam penanganan kasus COVID-19 dengan sukarela.

“Kami berharap dengan pelatihan dan sertifikasi ini, semakin jelas kapasitas relawan COVID-19 sehingga ada perhatian dan dukungan serta kerjasama dengan Dinas Kesehatan di masing-masing daerah dalam menangani kasus COVID-19,”harapnya.

Pembukaan pelatihan dan sertifikasi Senin malam dilakukan secara virtual dan dibuka oleh Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani. Turut hadir pada pembukaan di Kota Sorong, Kepala BPBD Kota Sorong, Kapolres Sorong dan perwakilan Kodim 1802 Sorong. (Oke)

Komentar