oleh

Berkas Sempat Dikembalikan, Amalut Boinauw Optimis Duduki Kursi DPD RI Dapil PBD

SORONG,- Amalut Boinauw atau sering disapa Pace Songko Miring (Somir), mengantarkan berkas pendaftaran calon anggota DPD RI dapil Provinsi Papua Barat Daya, ke KPU Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (06/01/23) lalu.

Dimana sebelumnya berkas pendaftaran Amalut Boinauw dikembalikan karena sempat, terjadi perselisihan angka pada data Sistem Informasi Pencalonan (SILON) sehingga diberi waktu 2 hari agar segera dilakukan perbaikan.

Saat ditemui dikediamannya Minggu (08/01/23), Amalut Boinauw berkata melihat provinsi ini, Barulah berusia seumur jagung. Namun dibalik itu setiap orang mempunyai hak dan kewajiban, dalam mengambil bagian demi membangun provinsi bersama pemerintah, dan masyarakat yang berdomisili di Provinsi PBD.

“Saya datang kembali di KPU untuk mengajukan berkas perbaikan, jadi kemarin sempat ada bahasa bahwa berkas pendaftaran saya di tolak oleh KPU itu tidak benar, sebenarnya berkas saya hanya dikembalikan untuk diperbaiki karena terjadi perselisihan angka di data SILON,” jelasnya.

Dengan membawa E-KTP sebanyak 1.503 yang merangkum semua kabupaten dan Kota, Berkas pendaftaran Amalut Boinauw pun diterima 100% oleh KPUD Kota Sorong. Dirinya sangat optimis menang sebagai anggota DPD RI dapil Provinsi PBD.

Tak hanya itu dengan mencalonkan diri, Pace Somir ini juga akan memperkuat konsolidasi ke semua kabupaten dan kota, seperti Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), Kabupaten Tambrauw, Kabupaten Raja Ampat, Kabupaten Sorong serta Kota Sorong sendiri.

“Mudah mudahan proses pencalonan saya ini juga, tidak ada halangan sehingga konsolidasi saya ke semua kabupaten kabupaten dimana sudah terbentuk posko posko saya,” harap pace Somir.

Meskipun terbilang pemula namun terlihat jelas semangat dan optimismenya Amalut Boinauw, dalam mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI dapil Provinsi PBD, ia sungguh meyakinkan kemenangan berada ditangannya.

Masih dikatakannya kepada seluruh teman-teman pendamping profesional di P3MD, serta keluarga besar dan lebih khususnya tim teknis yang rela bekerja siang dan malam, dalam memberikan dukungan hingga dirinya bisa sampai di tahap ini.

“Saya sangat mengharapkan doa serta dukungan dari seluruh masyarakat se-Provinsi Papua Barat Daya. Karena merekalah yang akan memberikan dukungan kepada kami,” pungkasnya. (Fatrab)

Komentar