oleh

Berbagi Berkah, Swiss-Belhotel Merauke Buka Puasa Bersama Panti Asuhan

 

MERAUKE – Manajemen dan karyawan Swiss-Belhotel Merauke buka puasa bersama ustad dan anak-anak panti asuhan di ruang pertemuan Swiss-Belhotel Merauke, Papua, Rabu petang (5/5/21).

Mengangkat tema ‘Sucikan diri menuju ridha ilahi dengan saling berbagi’, manajemen dan karyawan hotel bintang empat bertaraf internasional diujung timur Indonesia ini menyatu dengan keluarga besar panti asuhan DDI Lampu Satu dan Yayasan panti asuhan Al-khadijah Ummah. Selain menyajikan santapan buka puasa, Swiss-BelHotel juga memberikan donasi.

Sales Marketing Manager Swiss-Belhotel Merauke, Feri Iswahyudi kepada Sorongnews.com menuturkan, ada empat panti asuhan yang diundang menyantap buka puasa di Swiss-Belhotel Merauke namun karena jarak yang jauh membuat kendala dua panti asuhan lainnya berhalangan hadir.

“Setiap tahun saat ramadhan, kami berbagi donasi kepada kaum duafa. Dua tempat yang tidak berkesempatan hadir kali ini insyaAllah kami kesana hari Sabtu untuk menyerahkan donasi secara langsung tanpa seremoni,” tutur pria berdarah Jawa asal Semarang ini.

Feri mengungkapkan, donasi yang diberikan merupakan hasil promo penjualan paket berkah Ramadhan 1442 H. Setiap pembelian Rp130.000 Nett/Pax didonasikan sebesar Rp10,000 untuk kaum dhuafa. Berlangsung sejak 13 April hungga 13 Mei 2021 Mulai pukul 17.00 – 21.00 WIT.

Dia mengakui, masa pandemi covid-19 memberikan dampak signifikan pada penurunan jumlah klien untuk menyantap menu spesial paket berbuka dibanding 2019 yang melejit. Namun semua itu disyukuri karena masih ada pengunjung hingga terkumpul donasi.

“Alhamdulillah sekarang bisa terkumpulkan donasi. Jumlahnya lumayan. Semoga bisa membantu saudara-saudara panti asuhan. Harapannya kami berbagi rezeki supaya makin rame dan berkah,” ucapnya.

Dikatakannya, Swiss-Belhotel yang merekrut 75 persen warga Merauke dan Orang Asli Papua (OAP) itu terus berinovasi di kehidupan baru (new normal) dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan coronavirus desease).

Karyawan dan tamu wajib mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak. Bahkan, seluruh karyawan sekitar 60-an orang Swiss-Belhotel Merauke sudah di vaksin tahap satu dan dua.

Selain itu, meeting room (ruang pertemuan dilakukan pengurangan kapasitas. Seperti ballroom yang berkapasitas 1.000 orang menjadi 450-500 orang dalam setiap momen.

“Kami mengedepankan prokes, harapannya masyarakat tetap mempercayai Swiss-belHotel Merauke untuk memberikan fasilitas atau pelayanan kepada kliennya,” demikian tandas Feri. (Hida)

Komentar