oleh

YaKenPa Perkenalkan Aplikasi Pelacak Menstruasi dan Ajarkan Pelajar Membuat Pembalut Kain

SORONG, – Sejumlah pelajar dari 10 Sekolah Menengah Pertama di Kota dan Kabupaten Sorong, mengikuti kegiatan sosialisasi Aplikasi Oky oleh Yayasan Noken Papua yang bekerja sama dengan UNICEF di SMP Negeri 6 Kota Sorong, Papua Barat, Jumat lalu (29/7/22).

Penanggungjawab Oky Papua dan Papua Barat, Widya Taime disela-sela kegiatan menuturkan bahwa aplikasi Oky merupakan pelacak menstruasi pertama di dunia untuk remaja perempuan dan dibuat  oleh remaja perempuan. Aplikasi Oky ini dapat memberikaninformasi menstruasi yang menyenangkan, kreatif, dan positif langsung ke tangan remaja perempuan melalui tool yang dipakai sehari-hari di ponselnya.

Bukan hanya kepada pelajar perempuan, aplikasi ini juga disosialisasikan kepada pelajar pria sebagai bentuk edukasi dini kepada anak-anak usia remaja.

“Di Papua dan Papua Barat targetnya 7.000 remaja yang telah download. Kalau di Papua sudah 2.000. Sementara di Papua Barat ini perdan yaitu perwakilan Pelajar SMP Kabupaten/Kota Sorong. Dimana ada 5 SMP dari kabupaten Sorong dan 5 SMP dari Kota Sorong,”urai Widya.

Usai mensosialisasikan Aplikasi Oky, pelajar dan guru pendamping juga diajarkan bagaimana cara membuat pembalut berbahan kain. Salah satu pelajar, Agustinus mengaku senang dengan edukasi dan sosialisasi yang dilakukan karena sebagai seorang pria, Ia memiliki kakak perempuan dan Ibu serta teman-teman perempuan mengenai manfaat aplikasi Oky dan kegunaan pembalut kain.

“Kalau Saya pikir, lebih aman dan sehat ya menggunakan pembalut kain. Nanti cara pembuatan yang sedang kita pelajari ini, Saya kasih tau Mama dan Kakak perempuan dirumah. Kalau bisa pakai pembalut kain saja,” ujar Agus.

Sementara itu, Kepsek SMP Negeri 6 Kota Sorong Muhammad Sabring mengaku menyambut baik kerjasama terkait sosialisasi aplikasi Oky tersebut dan berharap kegiatan tersebut dapat berkelanjutan agar dapat dirasakan oleh semua pelajar.

“Ini bagus karena berkaitan dengan menstruasi yang perlu diketahui oleh pelajar perempuan. Ini sangat penting, agar mengetahui kapan menstruasi dan bagaimana cara mengatasi menstruasi. Semoga ini berlanjut,” pungkasnya. (oke)

Komentar