oleh

Seribu Warga Katapop Pantai Ikuti Serbuan Vaksin Massal TNI AL

SORONG, – Sejak pagi, warga pesisir, nelayan dan penjual ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Katapop Pantai Kelurahan Katimin, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Papua Barat, dengan tertib dan mematuhi protokol kesehatan, mengantri di sebuah tenda yang terpasang di TPI, Kamis (15/7/21).

Satu persatu warga menemui sejumlah petugas kesehatan untuk didata, diukur suhu tubuh, tensi darah dan screening sebelum kemudian dilakukan imunisasi Vaksin COVID 19 oleh petugas. Usai divaksin, satu persatu kemudian menuju sebuah lokasi yang tak jauh dari tempat pelaksanaan yang dijadikan sebagai tempat observasi. Sekitar 5-10 menit warga yang sudah divaksin menunggu apakah ada reaksi dari vaksin atau tidak. Jika tak ada keluhan, mereka pun bisa pulang dan bisa kembali vaksin kedua 28 hari mendatang.

Kedatangan warga ini merupakan kegiatan serbuan vaksin massal COVID 19 yang diinisiasi oleh jajaran TNI AL terdiri dari Komando Armada III, Lantamal XIV dan Pasmar 3.

Dalam keterangan persnya Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) III, Laksamana Muda TNI Irvansyah, mengatakan bahwa sesuai arahan KSAL, TNI AL mendukung program pemerintah dengan target sejuta vaksin tiap harinya. Dimana TNI AL fokus dalam vaksinasi masyarakat maritim, pelabuhan perintis, kampung nelayan atau Kampung Bahari Nusantara. Gelombang serbuan juga akan dilancarkan terhadap masyarakat yang berdomisili di pulau-pulau kecil yang tidak dapat dijangkau transportasi darat dan udara.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melakukan vaksinasi karena vaksin sangat aman, halal dan tidak berdampak bagi tubuh kita.

“Saya menyampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat terutama di Kabupaten Sorong dan Sorong Raya, vaksin itu yang pertama aman, halal dan tidak sakit serta tidak berdampak, saya sudah di vaksin sebanyak dua kali, teman-teman semua (wartawan red) dan warga lainnya sudah divaksin juga dan terlihat segar-segar semua, mari kita semua berbondong bondong untuk melaksanakan vaksinasi ini supaya kita semua sehat dan dapat memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 di Papua Barat,” imbaunya.

Sementara itu, salah satu pemuda kampung berusia 21 tahun, Sevanya,
mengatakan awalnya dirinya merasa takut untuk mengikuti vaksinasi namun beredar kabar bahwasanya vaksin aman dan halal sehingga Ia berinisiatif untuk mengikuti vaksinasi agar memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sorong dan lebih kebal terhadap serangan virus mematikan tersebut.

Data dari Dispen Armada III, sebelumnya, Satuan TNI AL wilayah Sorong telah melaksanakan serbuan vaksin Covid-19 di TPI Jembatan Puri, Klademak, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat tanggal 6 – 7 Juli 2021 dengan hasil 1.075 orang tervaksin.

Serbuan vaksinasi ke pulau kecil antara lain dilancarkan Guspurla Koarmada III bersinergi Lanal Ternate, dan Dinas Kesehatan Kota Ternate di Pulau Moti, Maluku Utara dengan mengerahkan KRI Kakap-811, personel Lanal Ternate 10 orang, dan tenaga kesehatan Dinkes Kota Ternate 12 orang, dan berhasil melaksanakan vaksin terhadap 150 warga Pulau Moti.

Sementara itu, serbuan vaksinasi Covid-19 masyarakat maritim yang digelar Lantamal IX di Lapangan Merdeka dan Dermaga ASDP Kota Ambon mencapai 3.972 orang tervaksin. Serbuan yang sama juga dilancarkan Lantamal X di rumah sakit TNI AL dr. Sardadi dan BP Amfibi, Kampung Nelayan Enggros, PP Hamidi, Kampung Baru Nelayan, Kampung Asei Besar Sentani mencapai 2.895 orang tervaksin.

Sedangkan Lantamal XI Merauke menggelar serbuan vaksin covid-19 di terminal umum Pelabuhan Merauke tervaksin 535 orang. Lanal Timika juga melancarkan serbuan vaksin Covid-19 tahap pertama kepada masyarakat maritim yang diselenggarakan di dermaga PP Mimika dengan hasil tervaksin 611 orang. (Fatrab)

Komentar