SORONG, PBD – Persaudaraan Muslimah (Salimah) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS-2) di Balai BPVP Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan mengusung tema “Soliditas Struktur Lahirkan Program Berdampak” sebagai upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dan tata kelola organisasi di seluruh tingkatan kepengurusan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua I Pengurus Pusat (PP) Salimah, Sinta Santi, Ketua Departemen Sumber Daya Manusia PP Salimah Raden Santi Nurjanah, Ketua Pimpinan Wilayah Salimah Papua Barat Daya Halimah Bugis, serta Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Papua Barat Daya Ida Priyanti.
Ketua Pimpinan Wilayah Salimah Papua Barat Daya, Halimah Bugis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum penting dalam proses kaderisasi dan penguatan kepengurusan organisasi perempuan di Papua Barat Daya.
“Kami mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk bergandengan tangan dalam menjalankan dakwah dan pengabdian kepada masyarakat di Papua Barat Daya. Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir kader-kader yang mampu membawa organisasi semakin maju dan memberikan manfaat yang luas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BKOW Papua Barat Daya, Ida Priyanti, mengapresiasi kontribusi Salimah yang selama ini aktif bekerja sama dengan berbagai organisasi perempuan dalam bidang pemberdayaan masyarakat, perlindungan anak, hingga penguatan ekonomi keluarga.
Menurutnya, organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi penerus yang tangguh, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian kepada bangsa.
“Organisasi yang baik harus dibangun dengan budaya kerja yang transparan dan akuntabel. Dengan tata kelola yang baik, kepercayaan masyarakat akan meningkat dan semangat kolaborasi antarorganisasi akan semakin kuat,” katanya.
Ketua I PP Salimah, Sinta Santi, menjelaskan bahwa Rakornas PKPS-2 merupakan bagian dari rangkaian kunjungan nasional yang dilakukan PP Salimah ke seluruh wilayah Indonesia. Setelah menyelesaikan agenda di wilayah Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan, Papua Barat Daya menjadi wilayah terakhir dalam rangkaian tersebut.
Dalam sambutan Ketua Umum PP Salimah yang dibacakan, ditegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak terletak pada jumlah anggota semata, tetapi pada soliditas struktur, kualitas tata kelola, dan kontribusi nyata yang dirasakan masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan seluruh struktur organisasi memahami dan menjalankan program kerja secara selaras. Salimah hadir bukan hanya sebagai organisasi perempuan, tetapi sebagai penguat peradaban yang dimulai dari keluarga,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Rakornas juga menjadi momentum untuk memetakan potensi daerah hingga tingkat desa, sekaligus memperkuat sinergi antarwilayah agar tidak ada struktur yang berjalan sendiri maupun tertinggal.
Salimah berharap melalui penguatan kepemimpinan dan tata kelola organisasi, berbagai program pemberdayaan keluarga, pendidikan, ekonomi, dan sosial dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Kita bukan sekadar organisasi, tetapi gerakan kebaikan untuk umat. Dengan kebersamaan, kita mempersiapkan generasi Rabbani yang akan menjadi penerus kepemimpinan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Ormas perempuan lainnya serta majelis taklim. (Oke)













Komentar