Pj Wali Kota Sorong Buka Gebyar UMKM Pemuda Ikaswara

SORONG, – Penjabat Wali Kota Sorong George Yarangga dan Ketua Umum PKK Kota Sorong, Jequline Maspaitella Yarangga bersama warga kerukunan Jawa Sunda Madura (Ikaswara) Kota Sorong dan warga lainnya mengikuti jalan santai dari halaman Masjid Al Hidayah dan finish di Sekretariat Ikaswara Jalan Patriot Kilo meter 12 masuk Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (18/11/22).
Usai jalan santai, Pj Wali Kota didampingi Ketua Umum Ikaswara, Tupono, Ketua Umum Pemuda Ikaswara, Wahyu Agung Wiratama dan tamu undangan disuguhkan tarian selamat datang dari Ibu-Ibu perkumpulan perempuan Ikaswara.
Dalam sambutannya, Ketua Pemuda Ikaswara, Wahyu Agung mengatakan bahwa kegiatan gebyar parade UMKM ini bentuk kepedulian Pemuda Jawa, Sunda dan Madura dalam mengembangkan potensi pengusaha kecil menengah dalam jejaring atau networking. Jejaring ini menurut Wahyu Agung sangat diperlukan kepada pengusaha UMKM agar bisnis yang dijalankan dapat berjalan lancar dan dikenal banyak orang.
“Kota Sorong ini sebagai pintu masuk ke destinasi wisata di Raja Ampat, atau di Danau uter Maybrat atau Kali di Sorong Selatan, sehingga UMKM harus digiatkan karena pondasi ekonomi. Negara lain boleh hancur tetapi Indonesia tidak akan hancur, tongkat ditanam bisa dimakan, semakin banyak orang kesini semakin tinggi kebutuhan ekonomi. Oleh karena itu perlu dukungan semua pihak, pemerintah dan semua komponen masyarakat untuk menaikan kelas UMKM,” ujar Wahyu Agung.
Sementara itu, Ketua Umum Ikaswara, Tupono mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan Pemuda Ikswara merupakan upaya kerukunan keluarga di Kota Sorong dalam menangani permasalahan inflasi. Salah satunya dengan cara menggiatkan pengusaha kecil dan menengah dalam memulihkan perekonomian ditengah pandemi Covid-19.
“Kami warga Swara sejauh ini, tidak pernah merepotkan Pemerintah Kota Sorong. Warga kami selalu rukun, adem ayem mendiami Kota Sorong ini. Kami harapkan kepada pemerintah untuk dapat melibatkan kerukunan dalam menangani inflasi, kemiskinan dan permasalahan sosial kemasyarakatan. Karena sejauh ini yang dilibatkan baru tokoh keagamaan yang dilibatkan, padahal tugas sosial kerukunan keluarga juga bertugas sebagai petugas sosial,” harap Tupono.
Penjabat Wali Kota Sorong, George Yarangga dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan oleh Pemuda Ikaswara yang menaikkan kelas UMKM dengan kegiatan gebyar parade UMKM yang dilakukan selama dua hari.
“Kita harus kelola SDM sebagai nilai tambah, ada beberapa program yang dilakukan pemerintah dan kementerian, misalnya dari perindustrian melalui Industri Kecil Menengah (IKIM). Selain itu, telah adanya Kawasan Ekonomo Khusus (KEK) sebagai dukungan perdagangan eksportir dari Papua ke pasar dunia. Saya tahu persis, dimana-mana pedagang itu kebanyakan orang Jawa dan banyak yang berhasil. Sekali lagi kegiatan seperti ini, Kami dari pemerintah dangat mendukung sekali,” sebut Yarangga.
Ia pun mengkaitkan dengan inflasi yang terjadi beberapa waktu terakhir di Papua Barat. Dimana upaya pemerintah salah satunya dengan mengadakan pasar murah, dimana pasar murah merupakan upaya pemerintah membantu masyarakat dalam kesulitan perekonomian akibat dampak kenaikan harga di pasaran.
“Pasar murah merupakan upaya pemerintah dalam mengatasi inflasi, termasuk kegiatan yang dilakukan pemuda ikaswara ini merupakan upaya menekan inflasi agar masyarakat kembali bergeliat untuk meningkatkan perekonomian dan berusaha dalam menciptakan peluang usaha,” imbuh Yarangga.
Pada kesempatan tersebut, Pj Wali Kota membuka dengan resmi kegiatan Gebyar parade UMKM dengan memukul gong alat musik khas Jawa dan melihat langsung setiap stand UMKM yang ada di sekretariar Ikaswara. Terlihat pula Ketua Umum PKK memborong sejumlah dagangan yang dijajakan oleh pemilik stand UMKM. Serta berkesempatan mengambil kupon doorprize dan membagikan hadiah doorprize kepada penjalan santai.
Ditemui terpisah, Ketua panitia Gebyar UMKM, Yuli Prasti Ananda mengatakan bahwa ada 34 stand yang meramaikan parade UMKM terdiri dari UMKM Kerukunan dan UMKM diluar kerukunan yang merupakan sejumlah mitra Pemuda Ikaswara yang sebelumnya telah mengikuti berbagai rangkaian pelatihan yang telah dilakukan Pemuda Ikaswara sepanjang tahun 2022.
“Sebelumnya Kami pemuda Ikaswara sudah lakukan beberapa kali pelatihan, dari pelatihan tersebut ada sejumlah UMKM yang turut bergabung. Pada Gebyar UMKM ini, banyak yang mau mendaftar tapi karena stand kami terbatas, jadi banyak yang belum bisa bergabung. Semoga kedepannya kami bisa menampung lebih banyak UMKM. Selain parade UMKM, ada juga sajian parade budaya khas Jawa Sunda dan Madura pada sore dan malam hari, mulai Jumat ini dan besok Sabtu puncak acara ada pembagian doorprize lagi. Warga bisa mendapatkan kupon doorprize dengan berbelanja mininal Rp50.000 disetiap stand berlaku kelipatan,” urai Nanda.
Ia berharap dengan kegiatan ini, Pemuda Ikaswara dapat melestarikan dan memperkenalkan budaya serta kuliner Jawa, Sunda dan Madura di tanah Papua.
“Sebagai generasi muda, Kita tidak boleh lupa adat istiadat leluhur,” sebut Nanda.
Kegiatan Gebyar UMKM selain diramaikan puluhan stand kuliner akan diramaikan pula dengan tarian tradisional seperti kuda lumping, pencak silat madura, standup komedi, Tari kontemporer, dan penampilan langsung artis Kota Sorong. (Oke)
____

Komentar