SORONG, PBD – Keluarga Besar Ikatan Alumni Jawa Timur (IKALJATIM) menggelar perayaan Natal sekaligus lepas sambut Tahun Baru bersama di salah satu hotel Kota Sorong, Papua Barat Daya, Jumat malam (9/1/26).
Ketua Panitia, Wilson Snanfi, ST, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat kebersamaan serta memperkuat komitmen alumni Jawa Timur dalam mendukung pembangunan daerah.
Kegiatan yang terselenggara berkat dukungan berbagai pihak, dengan total anggaran mencapai puluhan juta merupakan sumbangsih dari para alumni yang kini tersebar diberbagai latar belakang pekerjaan dan profesi.
Dalam suasana penuh kehangatan Natal, para alumni lintas generasi hadir untuk mengenang perjalanan panjang orang Papua yang menempuh pendidikan di Jawa Timur.
Sesepuh IKALJATIM, Lambertus Jitmau, mengenang masa-masa sulit saat mahasiswa Papua harus menempuh perjalanan menggunakan kapal laut, baik kapal barang maupun kapal putih, untuk bisa mengenyam pendidikan di Surabaya.
“Dulu ada dua kelompok, yang naik kapal barang dan kapal putih. Setelah Otonomi Khusus barulah generasi berikutnya bisa merasakan naik pesawat. Semua itu adalah sejarah perjuangan,” ungkap Lambertus Jitmau.
Ia menegaskan, alumni Surabaya kini memiliki tanggung jawab moral untuk terus bergandengan tangan membangun Papua Barat Daya, khususnya menjaga stabilitas dan kedamaian di Kota Sorong, serta mendukung kepemimpinan Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu dan Wakil Gubernur Ahmad Nausrau.
Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, dalam sambutannya mengungkapkan ikatan emosionalnya dengan Jawa Timur, khususnya Madiun, yang disebutnya sebagai daerah orang tua angkatnya.
Ahmad Nausrau yang mengawali sambutannya dengan pantun bahasa Jawa juga mengenang sejumlah tempat bersejarah yang memiliki makna mendalam, seperti Gedung GBK, Jalan Abraham O. Atururi yang diresmikan semasa beliau masih hidup, Stadion Lukas Enembe di Jayapura, hingga gedung di Papua Barat Daya yang kini digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat dan lekat dengan nama Lambertus Jitmau.
“Kita harus terus mengingat bahwa orang tua kita adalah pelaku, saksi, sekaligus aktor sejarah. Dari merekalah kita belajar membangun daerah ini,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui kesempatan tersebut turut menyampaikan ucapan Selamat Natal, seraya mengajak seluruh masyarakat menjadikan Natal sebagai momen yang penuh hikmat, refleksi, dan penguatan persaudaraan.
Ia juga meminta IKALJATIM untuk mendukung pemerintahan Elisa Kambu dan dirinya selama 5 tahun kedepan dan meninggalkan segala perbedaan masa lalu.
“Kita perlu membuka lembaran baru dalam pemerintahan dan IKALJATIM memiliki peran strategis dalam mengisi setiap lembaran yang baru tersebut, ” pesan Ahmad.
Ketua Umum IKALJATIM, Yohanes Momot, menegaskan bahwa IKALJATIM akan terus berkontribusi aktif dalam menjaga persatuan, mendukung pembangunan, serta menjadi bagian dari perubahan positif di Papua Barat Daya.
Perayaan Natal dan lepas sambut Tahun Baru ini diawali dengan ibadah dan doa bersama, serta pesan persatuan. Diselingi paduan suara alumni IKALJATIM yang membawakan lagu Hidup ini adalah kesempatan sebagai simbol komitmen alumni Jawa Timur untuk terus berkarya dan mengabdi bagi tanah Papua.
Terlihat hadir sejumlah alumni IKALJATIM, diantaranya Ketua DPRK Kota Sorong, John Lewerisa, Kepala Inspektorat Kabupaten Sorong, Ary Wijayanti, Kepala Dinas Kominfo Kota Sorong, James Burung, dokter Riyanti Windesi spesialis anak, dokter Herlina spesialis jantung dan alumni lainnya yang kini berkiprah dan mengisi ruang-ruang pembangunan di Papua Barat Daya. (oke)









Komentar