Mobil Ambulance hingga Ibu Hamil hendak Melahirkan Berjibaku Terobos Palang Jalan di Km 16 Kota Sorong

SORONG, PBD – Tercatat sedikitnya 4 mobil ambulance terlihat berjibaku menerobos pemalangan jalan yang terjadi di Jalan Sorong-Klamono, Km 16, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (20/6/24).

Pemalangan jalan terjadi sejak pukul 15.00 WIT hingga pukul 20.15 WIT. Pemalangan ruas jalan yang menghubungkan antara Kota-Kabupaten Sorong itu menggunakan batang pohon besar, tali hingga diselimuti kain merah.

Berdasarkan pantauan wartawan Sorongnews.com dilapangan, sedikitnya 4 mobil ambulance terlihat menerobos pemalangan yang terjadi di kawasan itu, mengakibatkan masyarakat membuka palangnya agar dapat dilalui mobil ambulance.

Usai dilewati ambulance, palang segera kembali ditutup oleh masyarakat agar pengendara lain tak dapat melintas.

Bahkan, terdapat salah satu mobil ambulance hendak menerobos palang jalan, sejumlah pengendara berusaha mengikuti mobil ambulance dari belakang. Hal ini sontak terlihat oleh massa aksi dan mengakibatkan cekcok antara massa aksi dan pengendara tak dapat dihindarkan.

Untuk meredam situasi yang memanas, sejumlah pengendara akhirnya memurungkan niat untuk mengikuti mobil ambulance dari belakang.

Tak hanya mobil ambulance yang dapat menerobos pemalangan jalan, terlihat pula mobil yang membawa ibu hamil hendak melahirkan berhasil melewati pemalangan jalan saat hendak dilarikan menuju Rumah Sakit.

Terlihat dalam mobil tersebut, seorang ibu hamil hendak melahirkan sedang merintih kesakitan. Mobil yang membawa ibu hamil hendak melahirkan terpaksa berjibaku menerobos banyaknya kendaraan dan warga yang berkerumun di jalan.

Sebelumnya diberitakan Sorongnews.com, diduga buntut kasus tabrak lari, sejumlah warga memalang Jalan Sorong-Klamono, Km 16, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Kamis (20/6/24).

Akibatnya, akses jalan tersebut lumpuh total, ribuan pengendara terhenti langkahnya selama kurang lebih 5 jam, akhirnya palang jalan dapat dilewati pada pukul 20.15 WIT usai dilakukan mediasi antara warga, pihak keluarga korban, pihak kepolisian hingga tokoh masyarakat lainnya. (Jharu)

____

Komentar