oleh

Malamoi Raya Doa Tobat Nasional Ditengah Pandemi Covid 19

SORONG, – Menghadapi berbagai persoalan dan pertikaian sesama marga atau Keret. Sejumlah masyarakat suku daei 7 sub suku Moi melakukan Doa pergumulan dan pengutusan menuju doa tobat nasional bagi pemulihan negeri wilayah di Malamoi Raya. Dengan tema, datanglah dan selesaikanlah perkaramu dengan sesamamu, dilaksanakan di lapangan Moyo Kelurahan Klasaman Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (3/11/20).

Ketua Klasis GKI Sorong, Pendeta Isak Samuel Kwaktolo yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Sorong mengatakan bahwa kegiatan ini sudan lama direncanakan saat dicetuskannya pekabaran injil di Malamoi ke 73 tahun beberapa waktu lalu dengan tujuan orang Moi harus kembali bersatu, satu hati, satu pemikiran, satu bicara, satu visi dan satu misi dalam perkembangan global dan kemajuan saat ini. Hal ini agar semua etnis suku dan suku nusantara yang mendiami Malamoi (Tanah Moi) aman.
Selain itu, doa pergumulan ini dilatar belakangi berbagai permasalahan dan pertikaian terutama soal tanah antar marga atau Keret.

Komentar