KPU Kota Sorong Buka Box Suara Tanpa Disaksikan Bawaslu, Ketua KPU RI Perintahkan Dihentikan

SORONG, PBD – Salah satu komisioner Bawaslu Papua Barat Daya, Zatriawati mengungkap temuan dari Bawaslu Kota Sorong yang mendapati adanya aktivitas pembukaan box suara di gudang logistik KPU Kota Sorong, di Jalan Arteri Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (18/3/24).

Ungkapan Zatriawati itu disampaikan saat rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional di Jakarta yang dapat disaksikan secara live di youtube KPU RI, Senin malam (18/3/24).

“Ijin ketua, ini Kami sekitar pukul 18.45 WIT baru dapat laporan dari Ketua Bawaslu Kota Sorong menyampaikan bahwa KPU Kota Sorong masih membuka kotak C Plano hasil dan dan Bawaslu kemudian sudah melakukan peneguran dan kami sedang melakukan penelusuran terkait kejadian tersebut,” ungkap Zatriawati.

Ia menambahkan bahwa pembukaan box suara tersebut atas arahan Kordiv Teknis KPU Kota Sorong.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPU Papua Barat Daya, Andarias Kambu mengatakan bahwa semua komisioner KPU Kota Sorong telah berada di Jakarta. Dimana pembukaan box suara tersebut dilakukan untuk mengambil sejumlah C plano hasil untuk di foto dan dimasukan ke data sirekap.

“Kami ingi meluruskan apa yang disampaikan oleh Bawaslu Papua Barat Daya, mungkin saat ini teman-teman KPU komisioner KPU Kota Sorong semuanya ada di sini ya ada di Jakarta tadi telah tiba. Kemudian mereka ini membuka untuk mengambil formulir Plano yang sebagian belum diunggah untuk diunggah,” terang Andarias.

Mengetahui hal tersebut, Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, terlihat terkejut dan menanyakan mengapa sampai saat ini masih dibuka box suara dan mempertanyakan apakah membuka box suara diketahui Bawaslu untuk dilakukan pengawasan dan dihadiri saksi-saksi peserta Pemilu?

“Walaupun demikian tujuannya, kan ada prosedurnya. Tidak sembarangan misalkan sendirian kemudian enggak ada pihak lain, paling tidak kan kemudian KPU ketika mau melakukan tujuan itu harus menyampaikan kepada Bawaslu kota supaya kemudian diawasi, kemudian juga mengundang saksi-saksi supaya kemudian tidak menimbulkan pandangan-pandangan negatif terhadap hal itu. Walaupun tujuannya baik, tapi kalau mungkin dilakukan dengan tata cara atau prosedur yang tidak sesuai itu bisa menimbulkan prasangka-prasangka. Tolong dikasih tahu untuk dihentikan dulu itu, karena tidak sesuai prosedur dan menimbulkan problem-problem dan siapa yang melakukan itu untuk membuat berita acara terhadap peristiwa itu,” tegas Hasyim Asy’ari.

Menurut informasi yang diperoleh sorongnews.com melalui video amatir berdurasi 59 detik, pembukaan box suara tersebut dilakukan oleh sejumlah orang di gudang KPU Kota Sorong. Terlihat salah satu orang mengambil gambar pada C Plano di dalam gudang tersebut. (Oke)

___

Komentar