Kadis Pariwisata Bangga, Generasi Muda Maybrat Punya Keterampilan Luar Biasa Dibidang Anyaman

MAYBRAT, – Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maybrat Papua Barat, Yohanes Sentuf mengaku sangat bangga dan senang. Dimana generasi muda Maybrat ternyata memiliki keterampilan luar biasa membuat seni anyaman, ukiran-ukiran serta membuat perahu.

“Jujur saya bangga, ternyata generasi muda di Maybrat terampil membuat seni anyaman dan ukiran juga membuat perahu yang telah ditinggalkan nenek moyang sejak dulu. Nah, sekarang sanggar Furkak Guririn membantu angkat kembali bidang kesenian ini,” terang Yohanes saat menutup pelatihan di Gedung Samubah Ayamaru, Jumat lalu.

Kadis menjelaskan, pelatihan anyaman yang diselenggarakan oleh sanggar Furkak Guririn berlangsung selama 5 hari. Ia sangat apresiasi sanggar Furkak Guririn, yang mana sudah memberi pelatihan. Bahkan, meminta agar sanggar Furkak Guririn buka di seluruh wilayah yakni, Ayamaru, Aitinyo, Aifat sama Yumases. Sehingga semua generasi muda Maybrat mengenal dan paham kekayaan di bidang seni.

“Saya harapkan sanggar ini harus membuka ranting atau cabang di semua distrik di Maybrat sehingga kesenian tidak terkesan punah melainkan terus berkembang dan dikenal hingga ke internasional,” harapnya.

Ketua Sanggar Furkak Guririn, Aksamina Kambu merasa sangat terharu, dimana program pelatihan seni anyaman tersebut bisa diselenggarakan dan para peserta memahami cara menganyam khususnya khas Maybrat.

Dijelaskan, pelatihan anyaman ini terdiri dari anyaman noken (tas) koba-koba (payung multi fungsi), dan topi khas Maybrat bahan dasar dari kulit kayu dan menggunakan manik-manik, gelang kaki dan tangan bagi kaum pria -wanita, ukiran pada tubuh manusia dan logo Furkak Guririn, membuat alat musik Krombi khas Maybrat, menenun kain Timor bermotif Maybrat, membuat rumah adat Maybrat dan perahu yang digunakan pada zaman nenek moyang.

“Semua ini sudah hampir punah makanya kami selenggarakan pelatihan agar terus dilestarikan. Tak hanya itu, dapat juga meningkatkan perekonomian masyarakat,” cetusnya. (Valdo)

___ __ ___

Komentar