oleh

Kabid PMK Harap Kepala Kampung Bisa Implementasi Aplikasi RAB

SORONG,- Kepala Bidang (Kabid) dinas pemberdayaan masyarakat dan kampung kabupaten tambrauw Emilianus Baru, memberikan apresiasi kepada penyelenggara training dan edukasi Aplikasi RAB Desain Pembangunan bagi kampung se-kabupaten Tambrauw yang telah berakhir pada kamis (28/7/22).

Dikatakan Emilianus hasil yang ingin dicapai dari berakhirnya kegiatan tersebut adalah, setiap kepala kampung sudah mampu mengimplementasikan ilmu yang didapatkan dalam mengikuti training, dan edukasi Aplikasi RAB agar kedepannya mereka bisa membuat RAB pembangunan pada daerah masing-masing secara mandiri.

Menurutnya aplikasi RAB desain Pembangunan hadir dengan berbagai kemudahan dimana aplikasi tersebut, memiliki sistem semi sehingga bisa digunakan secara online maupun offline. Mengingat Kabupaten Tambrauw memiliki jaringan yang kurang memadai sehingga kehadiran aplikasi tersebut, sangat berperan penting dalam membantu setiap kepala kampung untuk membuat sebuah RAB pembangunan kampung.

Sambung Emilianus dana desa bergulir semenjak tahun 2015 hingga 2022 seringkali mengalami keterlambatan, karena pembuatan desain dan RAB pembangunan kampung masih dalam tahap manual, namun hadirnya aplikasi tersebut tentu sangat membantu pemerintah kampung dalam menyusun perencanaan pembangunan kedepannya.

“Setelah saya lihat aplikasi ini, mulai dari hari pertama, hari kedua sampai hari ketiga sangat membantu sekali bahkan peserta membuat sebuah RAB pembangunan hanya 5 – 10 menit sudah langsung dapat terlihat berapa biaya yang dibutuhkan dalam pembangunan itu,” terangnya.

Sementara itu ditambahkan oleh kordinator tenaga ahli pemberdayaan, masyarakat desa Kabupaten Tambrauw James Kipuw mengatakan, Selain ilmu yang didapatkan oleh para peserta ternyata pendamping juga bisa mendapatkan ilmu sehingga, dalam pendampingan pada setiap kampung mereka bisa ikut serta dalam membantu membuat RAB pembangunan.

Selama menjadi pendamping pada desa, beberapa kendala yang dialami oleh James salah satunya adalah kesulitan dalam membuat desain RAB pembangunan. Menurutnya dengan hadirnya aplikasi tersebut sangat memudahkan pembuatan RAB pembangunan karena fitur-fitur yang disajikan dalam aplikasi sangat memadai, kemudian jika membuat sebuah RAB pembangunan secara otomatis, akan muncul seluruh gambar serta terakomodir jumlah biaya dalam RAB pembangunan yang telah dibuat.

Ditambahkan panitia pelaksana Muhammad Amiruddin mengatakan, peserta yang berasal dari Kabupaten Tambrauw sangat antusias dalam mengikuti training tersebut.

Menurutnya Kabupaten Tambrauw memiliki sumberdaya manusia yang cukup memadai, dan juga peserta yang ikut banyak lulusan sarjana dan handal dalam mengoperasikan aplikasi dan penguasaan komputer, terlihat pada training dan edukasi Aplikasi RAB desain Pembangunan sangat mudah dipahami.

“Tadi malam dibuat lomba antar distrik penyusunan RAB Desain penilaiannya berdasarkan kecepatan, ketepatan, dan kemampuan menjelaskan output desain dan penghitungan biaya dan ada empat kelompok yang menjadi pemenang dalam penyusunan RAB pembangunan tersebut yang mampu dengan lugas menjelaskan , tepat dan cepat yang memerlukan waktu sekitar 5 menit sampai 10 menit satu RAB desain,” pungkasnya. (Fatrab)

Komentar