Salah seorang tenaga kesehatan, mengaku kesulitan mengakses portal pedulilindungi.com untuk registrasi usai menerima sms blast.
“Saya masuk beberapa kali agak susah loading. Jadinya Saya terpaksa didata manual oleh petugas pendaftaran. Padahal nama saya sudah terdaftar, hanya untuk akses aplikasi agak sulit, mungkin pengaruh jaringan,” sebut salah satu Nakes sambil menunjukan aplikasinya yang masih kosong.

Jeny Isir mengatakan bahwa Dinas Kesehatan tidak bisa berbuat banyak jika berkaitan dengan jaringan. Upaya dari dinas sudah meminta kepada pihak terkait agar selama vaksinasi dapat menjaga kestabilan jaringan agar memudahkan Nakes dalam registrasi ulang.
Sebelumnya, Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit menular, Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Edi Sunandar menjelaskan bahwa jatah vaksin untuk Kota Sorong sebanyak 2.600 diperuntukan 1.300 tenaga kesehatan yang berada di Kota Sorong. Penyuntikan vaksin akan dilakukan dua tahap dengan jeda 14 hari atau dua minggu. (Oke)
baca juga :
https://sorongnews.com/nakes-rsud-sele-be-solu-mulai-divaksin/














Komentar