SORONG, PBD – Perkumpulan Masyarakat Jawa Timur (Permajatim) Kota Sorong menggelar kegiatan halal bihalal di Pantai Saupapir, Kota Sorong, Minggu (5/4/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat persaudaraan warga Jawa Timur yang berada di tanah rantau.
Ketua Permajatim Kota Sorong, Hendy Pramana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa halal bihalal ini merupakan momentum penting untuk menyatukan seluruh warga Jawa Timur di Kota Sorong.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, seluruh “sedulur” Jawa Timur dapat semakin solid tanpa membedakan latar belakang, karena pada dasarnya semua adalah satu keluarga besar.
“Di momentum bulan Syawal ini, mari kita saling memaafkan, saling membantu, dan saling mendukung antar sesama warga Jawa Timur di perantauan, khususnya di Kota Sorong,” ujarnya.
Hendy juga menjelaskan bahwa Permajatim memiliki sejumlah program unggulan yang berfokus pada bidang sosial kemasyarakatan, ekonomi, politik, budaya, pendidikan, hingga kesehatan. Organisasi ini berkomitmen untuk mendampingi warga Jawa Timur di Kota Sorong, termasuk dalam membantu akses informasi terkait layanan seperti BPJS Kesehatan dan ketenagakerjaan.
Ia menambahkan, Permajatim juga siap menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan instansi terkait, serta terus mendukung program Pemerintah Kota Sorong dalam mewujudkan kota yang bersih, aman, sejahtera, dan hijau.
Sementara itu, Penasehat Permajatim Kota Sorong, Syaiful Maliki Arif, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga hubungan sesama manusia selain hubungan dengan Tuhan.
Menurutnya, ibadah selama bulan Ramadan seperti puasa, salat, dan zakat tidak akan sempurna jika masih ada kesalahan terhadap sesama yang belum diselesaikan.
“Melalui halal bihalal ini, mari kita saling memaafkan. Bisa jadi dalam interaksi sehari-hari ada perkataan atau perbuatan yang tanpa disadari menyakiti saudara kita,” ungkapnya.
H. Ali Yasin yang membawakan tauziah mengingatkan warga Jawa Timur bahwa menjaga hubungan baik antar sesama merupakan bagian penting dari ajaran agama, sehingga momentum halal bihalal harus dimanfaatkan untuk melebur kesalahan dan mempererat persaudaraan.
Usai tauziah dilanjutkan dengan bersalam salaman memohon maaf dan dimaafkan antara satu warga Jawa Timur dengan warga Jatim lainnya. Hal ini diharapkan adanya saling maaf memaafkan agar kehidupan kedepannya lebih baik.
Kegiatan halal bihalal ini berlangsung meriah dengan berbagai lomba serta pembagian doorprize yang diikuti oleh masyarakat Jawa Timur di Kota Sorong. Suasana keakraban dan kekeluargaan sangat terasa, terlebih seluruh kegiatan terselenggara secara swadaya oleh warga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kebersamaan warga Jawa Timur di Kota Sorong semakin kuat dan terus berkontribusi positif bagi pembangunan daerah. (Oke)

____
_____
_____
_____
_____
____












Komentar