oleh

Dinas Pendidikan Sosialisasi PGP Intensif dan PSP Bagi Guru

MAYBRAT, – Dinas Pendidikan Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, melakukan sosialisasi Program Guru Penggerak (PGP) intensif dan juga Program Sekolah Penggerak (PSP) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) bagi tenaga guru di lingkungan dinas pendidikan di Gedung Samusiret, Kamis (8/12/22).

Dinas Pendidikan menghadirkan Kepala Balai Guru Penggerak (BGP) Papua Barat, Tuning Supriyadi sebagai pemateri sosialisasi ini. Sosialisasi diikut oleh para kepala sekolah, dewan guru, pengawas sekolah serta para tenaga guru dari masing-masing sekolah yang tersebar di Kabupaten Maybrat.

Mewakili Penjabat (Pj) Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Maybrat, Kornelius Kambu saat membuka sosialisasi menjelaskan, peserta yang ikut ada 107 orang terdiri dari 25 guru PAUD, 66 guru SD, 13 guru SMP, 4 guru SMA dan 1 guru SMK. Kemudian sisanya staf dan pegawai dari Dinas Pendidikan Maybrat.

Ia menuturkan, penilaian implementasi PGP dan PSP IKM di Papua Barat, khusus wilayah Maybrat masih 0 persen. Untuk itu, peserta yang notabene tenaga guru harus mengikuti sosialisasi secara baik. Pasalnya tahun 2023 tidak ada lagi alasan guru-guru sekolah tak siap, semua dituntut harus siap.

“Materi-materi sosialisasi yang disampaikan ini sangat penting. Dengan itu, semua peserta harus merespon dengan baik dan mengikutinya hingga selesai. Tahun depan tidak ada lagi alasan tidak siap, semua dituntut harus siap,” tegasnya. (Valdo)

Komentar