KABUPATEN SORONG, PBD – Warga Jalan Perkutut, Kelurahan Malawele, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang pemuda pada Minggu petang (8/3/2026) sekitar pukul 18.00 WIT.
Korban diketahui berinisial RE (23). Jenazahnya ditemukan di area tanah gambut yang berada tidak jauh dari permukiman warga.
Kasat Reskrim Polres Sorong, IPTU Erikson Sitorus saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa informasi awal penemuan korban berasal dari kakak korban yang lebih dulu mengetahui lokasi kejadian.
“Yang pertama mengetahui lokasi korban meninggal adalah kakaknya. Setelah itu laporan masuk ke Polres dan kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan,” ujar Kasat Reskrim Polres Sorong, IPTU Erikson Sitorus saat dikonfirmasi Sorongnews.com, Senin (9/3/2026).
Ia menyebut bahwa, berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, korban diduga terperangkap di tanah gambut sehingga tidak bisa menyelamatkan diri. Kondisi tanah yang lunak membuat korban tertanam dan sulit bergerak.
Menurut pihak kepolisian, saat korban terjebak, air berada di atas permukaan tanah gambut tersebut sehingga memperparah kondisi korban hingga akhirnya meninggal dunia.
“Korban terjerat di tanah gambut. Korban tidak bisa keluar karena kakinya tertanam di dalam tanah. Air berada di atasnya sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri,” ungkapnya.
Dari analisis sementara pihak kepolisian, kejadian tersebut diduga bermula saat korban berusaha menghindari sarang lebah yang berada di sekitar lokasi.
Kasat Reskrim membeberkan bahwa diduga korban melompat untuk menghindari serangan lebah, namun justru terperosok ke area tanah gambut. Kondisi di sekitar lokasi yang dipenuhi tanaman pakis serta tidak adanya pohon besar membuat korban tidak memiliki pegangan untuk menarik dirinya keluar.
“Di sekitar lokasi ada sarang lebah. Analisa sementara, korban berusaha menghindari lebah tersebut lalu melompat dan akhirnya terperosok ke tanah gambut,” jelasnya.
Pihak keluarga korban diketahui telah melihat langsung kondisi jenazah dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Saat ini kasus tersebut ditangani oleh Polres Sorong dan dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat berada di area rawa atau tanah gambut yang berisiko tinggi. (Jharu)











Komentar