Operasi Ketupat Dofior 2026, 735 Personel Gabungan Amankan Mudik di Papua Barat Daya

SORONG, PBD – Kepolisian Daerah Papua Barat Daya (Polda PBD) menyiapkan sebanyak 23 pos pengamanan dan pos pelayanan terpadu gun memberikan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.

Pengamanan tersebut merupakan bagian dari Operasi Ketupat Dofior 2026 yang digelar untuk memastikan kelancaran dan keamanan perayaan Idul Fitri di wilayah Papua Barat Daya. Arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan berlangsung mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polda Papua Barat Daya menyiagakan 735 personel gabungan dari berbagai instansi.

Gelar pasukan Operasi Ketupat Dofior 2026 dilaksanakan di Alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong, Kamis (11/3/2026) itu ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel oleh Kapolda Papua Barat Daya.

Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Gatot Haribowo menjelaskan bahwa operasi ini melibatkan unsur Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.

Menurutnya, dari total 735 personel yang terlibat, sebanyak 442 personel berasal dari Polri, sementara 293 personel lainnya berasal dari berbagai instansi seperti TNI, Satpol PP, Pangkalan TNI AL, Senkom, serta unsur terkait lainnya.

“Selain itu, kami juga menyiapkan pasukan siaga atau stand by sekitar satu kompi untuk mengantisipasi situasi tertentu yang membutuhkan penambahan kekuatan,” ujar Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Gatot Haribowo kepada awak media.

Ia menyebut bahwa pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu akan ditempatkan di berbagai titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Beberapa di antaranya berada di pusat perbelanjaan, tempat wisata, rumah ibadah, serta jalur transportasi utama yang dilalui masyarakat selama mudik.

Sebelumnya, Polda PBD telah melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral bersama pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan kesiapan menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan bahwa pemerintah daerah melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat Daya memastikan ketersediaan bahan pokok dalam kondisi aman dan mencukupimenjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Karena itu masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan pembelian berlebihan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” tuturnya.

Kapolda turut memastikan bahwa kondisi jalur transportasi darat di wilayah Papua Barat Daya relatif aman dan dapat dilalui dengan baik, termasuk jalur dari Maybrat menuju Sorong maupun Tambrauw menuju Sorong yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.

Sementara itu, untuk transportasi udara dan laut, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan operator transportasi yang memastikan seluruh layanan siap beroperasi untuk melayani masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Dofior 2026, Polda PBD berharap seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. (Jharu)

Komentar