SORONG, PBD – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau Lebaran Haji 2026, Tani Maju Farm, peternakan sapi yang berlokasi di Jalan Nusa Indah SP 2, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, menyiapkan tiga ekor sapi calon bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Peternakan yang selama ini rutin menyuplai kebutuhan hewan kurban di wilayah Papua Barat Daya tersebut bahkan telah menyiapkan lima ekor sapi premium untuk mengikuti proses seleksi pemerintah sebelum nantinya ditetapkan sebagai sapi bantuan presiden.
Peternak Tani Maju Farm, Sri Widodo mengatakan bahwa saat ini pihaknya memiliki sekitar 60 ekor sapi Bali yang disiapkan untuk kebutuhan kurban Iduladha tahun ini.
“Kalau sapi jenis Bali yang kita siapkan ini ada sekitar enam puluhan ekor. Kalau untuk sapi kepresidenan, kita siapkan sekitar lima ekor untuk diseleksi,” ujar Peternak Tani Maju Farm, Sri Widodo.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, khusus untuk wilayah Kabupaten Sorong, pihaknya diminta menyiapkan tiga ekor sapi calon bantuan presiden. Sementara beberapa sapi lainnya berasal dari peternakan berbeda.
Menurut Sri Widodo, sapi yang paling besar di peternakannya memiliki berat mencapai sekitar 900 kilogram dan merupakan jenis sapi Simental. Sapi-sapi tersebut dirawat secara khusus dengan masa penggemukan lebih lama dibanding sapi kurban biasa.
“Kalau untuk sapi untuk presiden ini perawatannya sampai satu tahun. Berbeda dengan sapi Bali biasa yang rata-rata penggemukannya sekitar tiga sampai empat bulan,” tuturnya.
Ia mengakui bahwa, Tani Maju Farm tidak melakukan pembibitan sendiri, melainkan membeli sapi dari para petani lokal yang kemudian dipelihara dan digemukkan di kandang peternakan.
“Karena kita tidak breeding, jadi kita beli dari petani yang sudah siap digemukkan lalu kita pelihara di kandang,” ucapnya.
Selain menyiapkan sapi bantuan presiden, Tani Maju Farm disebutkannya turut melayani kebutuhan hewan kurban masyarakat umum, instansi pemerintah, hingga masjid-masjid di wilayah Papua Barat Daya. Hingga saat ini, tercatat sekitar 20 ekor sapi telah dipesan pembeli dengan sistem tanda jadi.
Kendati demikian, Sri Widodo mengaku daya beli masyarakat pada Iduladha tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
“Kalau tahun kemarin bisa sampai sekitar 100 ekor terjual, sekarang baru sekitar 20-an ekor yang sudah positif dibeli,” ungkapnya.
Untuk harga sapi kurban, sapi Bali dengan berat rata-rata 350 hingga 450 kilogram dijual mulai Rp22 juta hingga Rp30 juta. Sementara sapi ukuran menengah dijual sekitar Rp15 juta hingga Rp20 juta.
Adapun sapi calon bantuan presiden diperkirakan memiliki harga sekitar Rp130 juta, sama seperti tahun sebelumnya.
Dengan pengalaman rutin menyuplai hewan kurban setiap tahun, Tani Maju Farm berharap permintaan sapi kurban menjelang Iduladha masih terus meningkat dalam beberapa hari ke depan, terutama dari masyarakat dan pengurus masjid di wilayah Papua Barat Daya. (Sip)

____













Komentar