Pemprov Papua Selatan Dukung Transmigrasi Lokal di 4 Kabupaten

MERAUKE, PAPUA SELATAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan mendukung program transmigrasi lokal di 4 kabupaten wilayah cakupannya meliputi Merauke, Boven Digoel, Asmat dan Mappi.

“Kami sangat mendukung ada transmigrasi lokal di Boven Digoel, Asmat, dan Mappi. Untuk Merauke sudah ada sebelumnya di Muting dan tahun ini kami memberikan dukungan yang dibutuhkan masyarakat setempat,” tutur Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Selatan, Lambertus Ignatius Fatruan kepada Sorongnews.com diruang kerjanya, Senin (17/7/23).

Menurut pria berdarah Tanimbar kelahiran Merauke ini, program transmigrasi lokal akan menguntungkan bagi daerah terutama masyarakat Orang Asli Papua (OAP) Selatan. Sejalan dengan tujuan utama transmigrasi lokal adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Rumah, listrik, air, semua akan dibangun. Bahkan, selama lima tahun, penduduk transmigrasi lokal akan dijamin jatah hidup (jadup) nya, ditunjang bantuan tanaman untuk bercocok tanam sehingga mendapatkan hasil,” ungkap Lambertus.

Dia mengakui, 4 kabupaten di Papua Selatan memiliki potensi yang besar untuk mewujudkan program transmigrasi lokal. Dimana masyarakat akan menanam produk prioritas unggulan sesuai geografis alamnya.

Tentu, sambung Kadisnakertrans dan ESDM Provinsi Papua Selatan, transmigrasi lokal akan terwujud atas kerjasama oleh semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

“Kami sedang menunggu Pemerintah Kabupaten Boven Digoel untuk mempersiapkan transmigrasi lokal. Kalau tidak salah, rencananya 2 titik lokasi yang disiapkan. Ketika lahan sudah disiapkan maka harus lapor ke kementrian,” kata Lambertus.

Dia menjelaskan, syarat menjalankan program transmigrasi lokal harus ada pembebasan lahan terlebih dahulu. Baru kemudian, dilaporkan ke Kemendes.

Diharapkan, tahun ini Boven Digoel sudah menyiapkan lahan untuk transmigrasi lokal sehingga segera terwujud sesuai mekanisme yang berlaku.

“Transmigrasi lokal ini ada afirmasi untuk OAP. Pemerintah kabupaten yang menjalankan, kami pemprov membantu kekurangannya,” tandas mantan Sekwan Boven Digoel. (Hidayatillah)

____

Komentar