SORONG, PBD – KPKNL Sorong kembali memberikan penghargaan Anugerah Reksa Bandha (ARB) Tahun 2026 kepada Kementerian/Lembaga (K/L) dan para stakeholder berprestasi dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) serta pelaksanaan lelang.
Kepala KPKNL Sorong, Evan Widyatama dalam keterangan pers usai pemberian ARB secara virtual di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (4/3/2026) mengatakan penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen, dukungan, dan sinergi dalam mewujudkan tata kelola aset negara yang akuntabel dan transparan sepanjang tahun 2025.
“Tahun ini, Anugerah Reksa Bandha menghadirkan 30 kategori penghargaan, yang terdiri dari 8 kategori di bidang pengelolaan BMN, 9 kategori di bidang lelang, serta 13 kategori di bidang kolaborasi dengan penilaian kriteria stakeholder yang proaktif. Kami sampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang terus menjaga integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan BMN dan lelang. ” ujar Evan.
Ragam kategori tersebut mencerminkan luasnya peran dan kontribusi stakeholder dalam mendukung optimalisasi pengelolaan kekayaan negara di wilayah kerja Sorong dan sekitarnya.
Mengusung tema “Optimalkan Aset Negara, Berdampak, Kawal Asta Cita”, kegiatan ini digelar secara daring melalui Zoom Meeting. Tema tersebut menegaskan komitmen bersama untuk memastikan setiap aset negara dikelola secara produktif, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendukung arah pembangunan nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih atas semangat dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan kekayaan negara dan lelang. Kami senantiasa berkomitmen penuh memberikan pelayanan terbaik guna mewujudkan good governance. Besar harapan kami, kegiatan ini semakin memperkuat kolaborasi dan sinergi ke depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa tantangan pengelolaan aset negara di tahun-tahun mendatang tidaklah ringan. Karena itu, dukungan dan komitmen seluruh stakeholder tetap dibutuhkan agar pengelolaan kekayaan negara semakin optimal, efisien, dan berdampak luas.
Berikut nama-nama penerima ARB tahun 2026 :


Sebagai contoh optimalisasi BMN, Polresta Sorong Kota memanfaatkan sebagian ruang atau lahan yang dimiliki untuk digunakan secara produktif oleh pihak lain sesuai ketentuan. Langkah ini dinilai sebagai bentuk inovasi dalam pemanfaatan aset negara agar memberikan nilai tambah.
Di bidang lelang, KPKNL Sorong juga mendorong pemberdayaan pelaku usaha lokal. Salah satunya UMKM Keripik Hani yang dirintis dari nol. Melalui fasilitasi dan pendampingan, produk tersebut turut dipasarkan secara sukarela melalui platform resmi lelang negara, sehingga jangkauan pemasarannya semakin luas.
Tak hanya itu, KPKNL Sorong juga membantu membuka akses informasi pembiayaan, pendampingan digital marketing, serta berbagai dukungan lainnya bagi stakeholder dan pelaku usaha agar semakin berkembang.
Melalui Anugerah Reksa Bandha 2026, KPKNL Sorong berharap semangat kompetitif yang sehat dan kolaboratif terus tumbuh, sehingga tata kelola BMN dan lelang di wilayah Papua Barat Daya semakin profesional dan terpercaya. (oke)







Komentar