SORONG, PBD – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) menggelar syukuran satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Elisa Kambu dan Wakil Gubernur Ahmad Nausrau bertempat di Gedung ACC Al-Akbar, Kota Sorong, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan syukuran tersebut dirangkaikan dengan pembukaan Safari Ramadan 1447 Hijriah serta buka puasa bersama jajaran pemerintah, TNI-Polri, dan umat Islam se-Papua Barat Daya.
Gubernur PBD Elisa Kambu mengakui bahwa satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Ahmad Nausrau belum sepenuhnya memenuhi seluruh harapan masyarakat. Ia menyadari masih ada pihak yang merasa kecewa terhadap sejumlah janji politik yang dinilai belum terealisasi.
“Kita semua punya spirit yang sama, tetapi kondisi yang kita hadapi hari ini memang belum sesuai dengan harapan kita bersama. Namun kami tetap bersyukur karena di tengah keterbatasan, masih ada hal-hal yang bisa kita lakukan,” ujar Gubernur PBD Elisa Kambu.
Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus berjuang secara bertahap merealisasikan janji-janji kampanye, dengan memprioritaskan program-program yang tidak membutuhkan anggaran besar namun berdampak langsung bagi masyarakat.
Lanjutnya, salah satu langkah konkret yang telah dilakukan yakni pembebasan biaya pendaftaran sekolah bagi anak-anak mulai dari tingkat TK, SD hingga SMA/SMK. Selain itu, Pemprov PBD turut fokus pada peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan, termasuk penyediaan alat kesehatan serta upaya pemenuhan kebutuhan dokter spesialis melalui program pengiriman tenaga medis untuk pendidikan lanjutan.
“Kita akan terus berjuang secara bertahap. Yang bisa kita selesaikan tanpa membutuhkan biaya besar, itu yang kita dahulukan,” tegasnya.
Terkait isu honorarium RT/RW yang hingga kini belum terealisasi, Elisa menjelaskan bahwa kebijakan tersebut menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota. Pemerintah provinsi menurutnya, hanya berperan dalam memfasilitasi dan mendorong agar tata kelola wilayah berjalan lebih tertib, termasuk dalam pengendalian administrasi kependudukan dan penataan lingkungan.
Memasuki empat tahun sisa masa jabatan, Elisa Kambu menegaskan fokus utama pemerintahannya tetap pada pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
“Fokus kita tetap pada manusia. Pendidikan dan kesehatan itu penting, dan semuanya dimulai dari kebutuhan dasar, termasuk ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Momentum Safari Ramadan 1447 H ini dimanfaatkan sebagai ajakan kepada seluruh masyarakat Papua Barat Daya untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci.
“Di bulan suci Ramadan ini, saya mengajak seluruh warga Papua Barat Daya untuk menjaga keamanan dan menciptakan situasi yang kondusif, sehingga saudara-saudara kita umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk,” imbuhnya.
Kegiatan syukuran dan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan diharapkan menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun Provinsi ke-38 yang lebih maju dan harmonis. (Jharu)









Komentar