SORONG, PBD – Sebuah mobil tangki pengangkut BBM milik mitra Pertamina Patra Niaga mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal di kawasan KM 30 Jalan Raya Sorong–Klamono, Distrik Mariyat Gunung, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (14/2/2026).
Mobil tangki yang dioperasikan oleh PT Alam Indah Utama Mandiri, mitra pengelola PT Patra Logistik, tersebut tengah mendistribusikan BBM jenis Solar saat insiden terjadi.
Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, dalam keterangan tertulis menjelaskan bahwa terdapat dua korban dalam peristiwa tersebut yang merupakan Awak Mobil Tangki (AMT).
“Informasi awal terdapat dua korban yang sedang bertugas. Saat ini, keduanya telah mendapatkan penanganan medis dan dirawat di RSUD Kabupaten Sorong Dr. JP Wanane,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim medis, aparat kepolisian, serta pihak terkait untuk memastikan penanganan korban dan pengamanan lokasi berjalan optimal sesuai prosedur keselamatan termasuk memastikan tidak adanya tumpahan BBM di lokasi kejadian.
“Mobil tangki berasal dari Fuel Terminal Sorong menuju lembaga penyalur CV. Sepa Jaya. Indikasi awal, kendaraan diduga mengalami hilang kendali hingga terbalik. Saat ini lokasi telah diamankan,” tambahnya.
Meski terjadi insiden, Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan lancar.
“Kami langsung melakukan suplai menggunakan kendaraan pengganti agar penyaluran BBM tidak terganggu,” jelas Ispiani.
Pertamina Patra Niaga juga memastikan stok BBM di wilayah Sorong dan sekitarnya dalam kondisi aman serta terus melakukan pemantauan untuk menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.
Sebelumnya diberitakan, Kasat Lantas Polres Sorong, AKP Jopi Kewilaa saat dikonfirmasi Sorongnews.com menjelaskan, kecelakaan terjadi pada mobil Truk Mitsubishi Colt Diesel Tangki Pertamina dengan nomor polisi PY 8569 AC yang tengah mengangkut 5.000 liter BBM jenis solar.
“Kendaraan bergerak dari arah Kota Sorong menuju Kabupaten Maybrat dengan muatan penuh. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali ke arah kiri jalan,” ujar Kasat Lantas Polres Sorong, AKP Jopi Kewilaa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk tangki tersebut dikemudikan oleh Rahman (38), warga Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong. Ia ditemani seorang penumpang/helper, Muammar Tryadi (21), warga Kelurahan Malawei, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong.
Sesampainya di Km 38 wilayah Klamono, kendaraan tiba-tiba hilang kendali dan masuk ke parit di sisi kiri jalan. Truk kemudian terguling dan menabrak beton pembatas jalan hingga menyebabkan kecelakaan fatal.
“Akibat benturan keras tersebut, pengemudi dan penumpang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP),” ucapnya.
Pihak kepolisian setempat yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan evakuasi korban serta barang bukti. (oke)










Komentar