SORONG, PBD – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Papua Barat Daya resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2024–2029.
Hal ini disampaikan Ketua DPW PAN Papua Barat Daya Sukriyadi didampingi Sekretaris Dolfis Sagrim dan Bendahara Hamida Tunru dalam jumpa pers di Kota Sorong, Minggu (5/4/2026).
Sukriyadi menjelaskan bahwa kepengurusan DPW PAN Papua Barat Daya merupakan hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) pertama yang digelar pada 11 Mei 2025. Dalam forum tersebut, disepakati susunan formatur dengan dirinya sebagai ketua, Dolfis Sagrim sebagai sekretaris, dan jajaran lainnya sebagai pengurus inti.
“SK ini kami terima saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN di Jakarta. Ini menjadi dasar bagi kami untuk langsung bergerak melakukan konsolidasi organisasi di Papua Barat Daya,” ujar Ketua DPW PAN Papua Barat Daya Sukriyadi .
Dirinya menyebut, usai menerima SK, DPW PAN PBD akan segera menggelar rapat kerja wilayah (Rakerwil) sebagai langkah awal konsolidasi internal. Agenda ini sekaligus menjadi momentum untuk menyusun strategi menghadapi agenda politik ke depan.
Pelantikan pengurus DPW PAN Papua Barat Daya direncanakan dilakukan bersamaan dengan kegiatan Rakerwil tersebut. Bahkan, acara ini dijadwalkan akan dihadiri Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN.
Selain itu, DPW PAN PBD telah menyerahkan formatur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota di Papua Barat Daya ke DPP dan berharap SK-nya segera diterbitkan.
Sukriyadi menegaskan bahwa salah satu fokus utama PAN di Papua Barat Daya yakni merebut kursi legislatif di daerah yang saat ini belum memiliki perwakilan.
“Kabupaten seperti Maybrat dan Tambrauw yang masih nol kursi menjadi perhatian serius kami. Ini juga menjadi instruksi langsung dari Ketua Umum,” jelasnya.
Sementara untuk tingkat provinsi, PAN menargetkan minimal tiga kursi DPRD Papua Barat Daya pada Pemilu mendatang.
“Kami sudah memetakan wilayah-wilayah potensial seperti Kabupaten Sorong dan Kota Sorong sebagai basis perolehan kursi,” tuturnya.
Tidak hanya di tingkat daerah, PAN Papua Barat Daya juga menargetkan kursi di DPR RI. Target ini sejalan dengan ambisi PAN secara nasional untuk masuk empat besar partai politik.
Meski belum mengungkap nama, Sukriyadi menyebut sudah mengantongi sejumlah tokoh sentral yang sedang dijajaki untuk maju sebagai calon legislatif tingkat pusat.
“Kami masih membangun komunikasi dengan tokoh-tokoh potensial. Nanti pada waktunya akan kami sampaikan,” ucapnya.
Dalam struktur kepengurusan terbaru, Ketua DPW sebelumnya, Syafrudin Sabonama, kini menjabat sebagai Ketua Harian untuk membantu jalannya roda partai.
Ia menyampaikan bahwa DPW PAN Papua Barat Daya turut menegaskan komitmennya untuk senatiasa mendukung penuh pemerintah daerah dalam hal ini pemerintahan Gubernur – Wakil Gubernur PBD Elisa Kambu dan Ahmad Nasrau sebagai partai pengusung.
“Kami tetap mendukung program-program pemerintah Gubernur PBD selama itu untuk kepentingan masyarakat. Isu ketidakharmonisan itu tidak benar,” tegasnya.
Terkait kemungkinan perubahan regulasi pemilihan kepala daerah, DPW PAN PBD menyatakan siap mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Kendati demikian, fokus utama saat ini tetap pada penguatan basis legislatif.
“Kami akan maksimalkan perolehan kursi. Jika nanti kepala daerah dipilih DPRD, maka kader-kader PAN harus siap mengambil peran,” pungkasnya. (Jharu)

____
_____
_____
_____
_____
____









Komentar