oleh

Jelang Sumpah Pemuda, Sejumlah Pemuda dan LMA Diskusi Peran Pemuda Jaga Kamtib

SORONG,- Dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda Jumat (28/10/22) mendatang, Aliansi Pemuda Peduli Keamanan (PPK) Kota Sorong, bersama Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII, Papua-Papua Barat serta Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kota Sorong, melakukan diskusi panel yang tengah berlangsung di cafe Karmila Sertim, Kota Sorong, Papua Barat, Selasa malam (18/10/22).

Rangkaian diskusi panel tersebut berlangsung dengan tema, Peran pemuda dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Sorong, demi terwujudnya Kota Sorong yang berkemajuan.

Diskusi panel tersebut, menghadirkan tiga pemateri yang berkompeten pada bidangnya masing-masing, ketiga pemateri tersebut yakni berasal dari perwakilan Polresta Sorong Kota, ketua PKC Papua-Papua Barat serta LMA Kota Sorong.

Usai mengikuti diskusi panel bersama sejumlah mahasiswa dan organisasi ekstra kampus. Kepada sorongnews.com Ipda Bintang yang mewakili Kapolres Sorong Kota, mengatakan kehadiran aliansi PPK Kota Sorong. Paling tidak bisa membantu tugas daripada pihak kepolisian di lapangan.

“Kami bangga sekali dengan terbentuknya aliansi ini semoga kedepannya kita bisa bekerja lebih keras lagi, bekerja sama lagi, tentunya di bidang-bidang keamanan untuk terciptanya keamanan dan ketertiban di kota ini,” imbuhnya.

Bintang berharap dengan terbentuknya aliansi PPK bisa membantu mereka dalam memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa merawat kehidupan yang aman adalah suatu hal yang penting.

Ditambahkan juga oleh Perwakilan LMA Kota Sorong Katra Muhammad Zaidif yang memberikan apresiasi kepada aliansi PPK, dengan melakukan diskusi panel seperti ini berbagai aspirasi dari para pemuda bisa tersampaikan tanpa harus melakukan demonstrasi dan kekerasan.

“Kami berikan apresiasi tinggi kepada teman teman aliansi karna, saat ini penyampaian aspirasi kan sudah berubah tidak lagi di jalan, lewat diskusi-diskusi seperti ini yang kita perbanyak,” ungkapnya.

Katra berharap pemuda bisa menyatukan langkah dan bahu membahu dalam menjaga Kamtibmas dan keamanan, di Kota Sorong dan sekitarnya.

Menurutnya setiap suku memiliki aturannya masing-masing, keterlibatan para pemuda dalam menjaga Kamtibmas dan keamanan juga telah diatur dalam setiap suku di Kota Sorong.

“Artinya ketertiban itu sudah di atur oleh masing-masing suku, lewat Aturan-aturan adat jadi ada kearifan lokal yang harus kita hargai seperti itu,” imbuhnya.

Masih dikatakan Katra, pemuda Papua hendaknya mempersiapkan diri karena banyak produk-produk dari pemerintah pusat, yang nantinya akan disiapkan untuk para pemuda Papua agar bersaing di tahun mendatang.

Sementara itu ketua PKC PMII Papua-Papua Barat, Jufran Mahendra juga berkata usai mengikuti diskusi panel dirinya mengharapkan agar para pemuda bisa berperan aktif, dalam membantu pihak kepolisian dan forkopimda untuk menjaga keamanan di Kota Sorong.

“Jangan kita salahkan pihak kepolisian terus, karena sejauh ini dengan keterbatasan anggota mereka telah bekerja ekstra olehnya itu. Mulai hari ini mari para pemuda kita menyatukan langkah untuk membantu pihak kepolisian, guna menciptakan Kota Sorong yang aman dan kondusif,” pungkasnya.

Pantauan sorongnews.com sejumlah mahasiswa dan para pemuda yang mengikuti diskusi panel tersebut, nampaknya terlihat aktif dengan melontarkan berbagai pertanyaan, bahkan peryataan serta masukkan kepada pihak kepolisian dan LMA untuk dijadikan bahan evaluasi dalam meningkatkan sinergitas kedepannya. (Fatrab)

Komentar