SORONG, PBD – Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Papua Barat Daya menggelar penyuluhan kesehatan bagi pelajar di SMP Negeri 8 Dum, Kota Sorong, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada edukasi mengenai bahaya rokok, konsumsi alkohol, aborsi, serta penyebaran HIV/AIDS yang dinilai menjadi ancaman serius bagi kesehatan dan masa depan generasi muda.
Ketua TP PKK Papua Barat Daya, Orpa Susana Kambuaya Kambu mengatakan bahwa penyuluhan itu merupakan bagian dari program pembinaan kesehatan mental dan fisik bagi pelajar di Papua Barat Daya.
Menurutnya, Pokja IV TP PKK yang membidangi kesehatan keluarga dan lingkungan memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar terhindar dari perilaku berisiko.
“Penyuluhan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar generasi muda penerus bangsa dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat fisik dan mentalnya,” ujar Orpa Susana Kambuaya Kambu.
Ia menuturkan, perkembangan pergaulan remaja saat ini menuntut adanya pemahaman yang benar mengenai dampak negatif rokok dan alkohol, termasuk risiko kesehatan serta sosial akibat pergaulan bebas yang dapat memicu penyebaran HIV/AIDS maupun tindakan aborsi.
Karena itu, lanjutnya, edukasi sejak dini menjadi langkah penting agar para pelajar mampu menjaga diri, memiliki masa depan yang baik, dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif.
“Anak-anak sekolah perlu memahami bahwa kesehatan adalah modal utama untuk meraih cita-cita. Jangan sampai masa depan rusak karena pergaulan yang salah,” terangnya.
Selain memberikan materi penyuluhan, kegiatan tersebut turut dikemas dengan sesi interaktif dan diskusi bersama para siswa mengenai pola hidup sehat serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.
“TP PKK Papua Barat Daya berharap kegiatan edukatif semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai sekolah guna meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, dirinya menilai generasi muda memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah sehingga perlu dipersiapkan menjadi generasi yang sehat, berkarakter, disiplin, dan berdaya saing.
Ia mengajak para guru dan orang tua untuk bersama-sama melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap anak-anak agar terhindar dari pengaruh negatif lingkungan sosial.
“Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat besar bagi perkembangan kesehatan mental dan fisik generasi muda di Papua Barat Daya,” imbuhnya.
Peringatan HKG PKK ke-54 di Papua Barat Daya sendiri menjadi momentum bagi TP PKK untuk memperkuat berbagai program sosial dan kesehatan masyarakat, terutama yang menyasar perempuan, anak, dan kalangan remaja. (Sip)

____













Komentar