oleh

BIN Dukung Percepatan Herd Immunity di Papua Barat

SORONG, – Guna mendorong percepatan herd immunity masyarakat terhadap Covid-19, Badan Intelejen Negara (BIN) Perwakilan Papua Barat turut menggencarkan pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 di di 7 wilayah Kota dan Kabupaten di Papua Barat, Rabu (24/11/21).

Kabinda Papua Barat, Brigjen TNI V.S.Bayu Sasetyo kepada media menjelaskan bahwa upaya capaian kekebalan komunitas vaksin Covid-19 bukan hanya tugas dinas kesehatan, tapi semua elemen masyarakat dan institusi termasuk BIN. Namun BIN tidak bisa jalan sendiri tanpa dukungan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan serta para Tokoh Agama, Adat dan Masyarakat. 

“Meskipun kasus Covid – 19 mulai menurun, vaksinasi massal terus kita gencarkan agar di tengah masyarakat segera terbentuk herd immunity,” ujar Brigjen TNI V.S. Bayu Sasetyo.

Melihat kasus aktif positif Covid-19 di Papua Barat Per 23 November 2021 sebanyak 28 orang. Kabinda Papua Barat menegaskan dengan semakin banyaknya masyarakat yang telah divaksin, maka kasus positif Covid-19 dapat terkendali dan aktivitas masyarakat bisa kembali normal.

Upaya vaksinasi tersebut ternyata diapresiasi oleh Otto Parorongan SKM, selaku Kadinkes Provinsi Papua Barat. Ia berharap dengan pelaksanaan vaksinasi ini dapat meningkatkan imunitas tubuh untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 sehingga masyarakat tidak perlu khawatir beraktivitas diluar rumah. 

Senada hal tersebut, siswa SMAN 1 Manokwari, Gracia Wehelmina Karubuy yang juga ikut vaksinasi menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh BIN karena sudah merindukan suasana sekolah. 

“Terimakasih Bapak Jokowi, Terimakasih Bapak Budi Gunawan, Sa sudah divaksin. Sa Rindu Sekolah”, ujar siswa kelas 10 tersebut.

Sementara itu di Kabupaten Sorong, vaksinasi digelar di depan Pos Tugu Merah. 

Kaposda BIN Sorong, Letkol Laut Eko menyatakan bahwa arahan Presiden RI sudah jelas bahwa target hingga akhir tahun masyarakat yang sudah tervaksinasi mencapai 70 %, sehingga vaksinasi massal yang digelar saat ini sebagai upaya untuk mendekatkan masyarakat memperoleh vaksin tersebut. 

“Angka kasus Covid – 19 di Papua Barat, khususnya di Kabupaten Sorong cenderung menurun, namun angka hasil vaksinasi secara nasional Papua Barat masih di rangking 29 dari seluruh wilayah di Indonesia. Sedangkan Kabupaten Sorong di urutan ke 3 se Papua Barat. Gelaran vaksinasi ini agar masyarakat bisa lebih mudah menjangkau vaksin covid-19,” tandasnya kepada wartawan.  

Warga Kampung Warsambin Raja Ampat, Jonas yang mengikuti vaksinasi massal oleh BIN di SMPN 12 Jln Trans Waisai Warsambin Distrik Teluk Mayalibit memastikan bahwa vaksinasi yang diberikan pemerintah aman. Bahkan, beliau juga mengajak para pelajar dan masyarakat untuk tidak takut dengan vaksinasi yang digelar oleh pemerintah.

  “Sa bilang begini, jang kamu takut, vaksin itu tidak apa-apa, pemerintah mati di muka dulu masyarakat mati di belakang. Tapi kenyataannya pemerintah tidak mati, baru sediakan vaksinasi tong dapet sembako lagi,” ujarnya setelah menerima bingkisan sembako. (Oke)

Komentar

News Feed