oleh

Berikut Pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah dan Feature SKK Migas Pamalu

SORONG, – SKK Migas Wilayah Papua-Maluku (Pamalu) bersama Universitas Papua (UNIPA) menggelar Kompetisi ilmiah bagi Mahasiswa sejak awal Oktober lalu. Mengangkat Tema Future of Oil And Gas in Papua and Maluku pada Rabu (3/11/21) lalu. Setelah melewati proses presentasi dan penulisan feature oleh Jurnalis Papua dan Maluku, pihak SKK Migas akhirnya mengumumkan pemenang dari kompetisi tersebut.

Sebelum pemenang diumumkan, SKK Migas bersama K3S melakukan sosialisasi palaksanaan SDGs Industri Hulu migas dalam peningkatan kapasitas penulisan dengan nara sumber Kepala Departemen Humas Perwakilan SKK Migas Papua Maluku, Galih W. Agusetiawan, Wartawan senior dan mantan Ketua LPDS, Priambodo dan Wartawan senior Kristanto Hartadi.

Adapun pemenang dalam lomba karya tulis ilmiah tingkat Mahasiswa itu adalah Juara I, berasal dari Unipa yaitu Radiah Faizah, Maria Simanjuntak dan Eka Kurnia Sari dengan topik pemanfaatan dan analisis kualitatif data satelit gravitasi bumi sebagai alternatif identifikasi potensi hidrokarbon di provinsi Papua Barat, berhak mendapatkan hadiah senilai Rp14.000.000, Juara II ditempati mahasiswa dari Unimuda Sorong, yaitu Lidya Putri prasetyaningtyas, Luciana Lumbantoruan, Suhriah Haremba dengan topik pengurangan emisi CO2 di industri Migas dengan spirulina platensis sebagai bentuk dukungan PPM di DAV LNG tangguh, berhak mendapatkan hadiah senilai Rp13.000.000 dan juara III dari Unipa, Rizal Rumakey dan Abdan Syakur topik penentuan sumber gempa bumi sebagai indikator penilaian seismic Hazard di kabupaten Manokwari Selatan, hadiah senilai Rp9.000.000.

Sedangkan keempat finalis lainnya yaitu Anita Rahmawati dan Jasmin Rahmadhan dengan topik strategi pengembangan sumberdaya lokal melalui konsep desa wisata pala berbasis masyarakat mandiri di kampung Neweimkarya provinsi Papua Barat dari politeknik negeri Fakfak. Kemudian dari Uncen, Elizabeth dengan topik analisis parameter fisika-kimia sebagai salah satu penentuan air limbah terhadap hidrokarbon. Thomas Hamberi, Mariana Napasauw, Olansky Dimara dan Ester Kaiba dari Unipa dengan topik Pengembangan Geopark sebagai salah satu objek wisata di raja Ampat, serta dari Unipa Gabriel Katzya Wattimena topik manfaat data spasial untuk mitigasi bencana gerakan tanah atau longsor, menjadi juara harapan dengan hadiah senilai total Rp18.000.000.

Dikategori jurnalis, Juara I diraih John Nikita Sahusilawane dari Beranda Maluku dengan judul, desa wisata pala kampung nemewikarya masa depan pariwisata Indonesia timur dengan hadiah senilai Rp15.000.000, Juara II diraih jurnalis jurnalpapua.id, Tantowi Djauhari dengan judul Mendambakan industri Hulu migas Ramah Lingkungan melalui spirulina, dengan hadiah senilai Rp12.000.000 dan Juara III jurnalis dari linkpapua.com, Joan Nandarsyah Putra dengan judul Kisah asmara gravitasi dengan migas, hadiah senilai Rp9.000.000

Untuk pemenang harapan diraih oleh dua jurnalis sorongnews.com yaitu harapan I diraih Olha Irianti dengan judul Jawab tantangan global, tiga mahasiswi ini punya solusi atasi emisi Co2 dengan spirulina dan Syaiful umam harapan II dengan judul Mendambakan kampung wisata pala di Nemewikarya melalui CSR SKK Migas sedangkan harapan III diraih Wahyudi dari RRI dan Fransiskus Weking dari Papua Barat news. 

Selain itu ada pula penghargaan bagi sejumlah jurnalis dengan kategori pemberitaan terbanyak, yaitu Bustam dari klikpapua, Yacob Nauli dari suara karya, Olha Irianti dari sorongnews.com dan Richard Voges dari Tifacendrawasih, John Nikita Sahusilawane dari Beranda Maluku, Simon Lolonlun dari dharapos, Marselus Kalkoy dari dimpul rakyat dan Gea Sinay dari Indonesiatimur. (Oke)

Komentar

News Feed