SORONG, PBD – Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Papua Barat Daya terus memperkuat kapasitas organisasi perempuan dalam menghadapi tantangan komunikasi di era digital. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Public Engagement & Media Branding yang digelar di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sorong, Senin (8/6/2026).
Mengusung tema “Menguatkan Peran Organisasi Wanita Melalui Public Engagement & Media Branding”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan organisasi perempuan dalam membangun komunikasi publik yang efektif, memperluas jangkauan informasi, serta memperkuat citra organisasi di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Umum BKOW Papua Barat Daya, Ida Priyanti. Dalam sambutannya, Ia menekankan bahwa organisasi perempuan tidak hanya dituntut menjalankan program kerja, tetapi juga harus mampu menyampaikan gagasan, capaian, dan manfaat kegiatan kepada masyarakat secara luas.
“Ditengah perkembangan media yang begitu cepat, organisasi wanita perlu memiliki kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan publik. Dengan demikian, program-program yang dijalankan dapat dikenal, dipahami, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Materi pertama disampaikan oleh Efa Rubawati Syaifuddin, M.Med.Kom., yang membawakan topik Brand Awareness & Management Media meliputi media relations dan pengelolaan media sosial organisasi.
Dalam pemaparannya, Efa menjelaskan pentingnya membangun identitas organisasi yang kuat melalui strategi komunikasi yang terencana dan berkelanjutan. Peserta dibekali pemahaman mengenai cara membangun hubungan yang baik dengan media massa, mengelola media sosial secara profesional, hingga menyusun pesan komunikasi yang efektif dan mudah diterima publik.
Menurutnya, media bukan hanya sarana publikasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan dan memperkuat reputasi organisasi.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi kedua yang dibawakan oleh Olha Irianti Mulalinda, S.E., M.H., mengenai dokumentasi kegiatan, penyusunan press release, serta praktik pembuatan konten publikasi.
Pada sesi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya dokumentasi sebagai bagian dari arsip organisasi sekaligus sumber informasi yang dapat dipublikasikan kepada masyarakat. Selain teori, peserta juga mengikuti praktik langsung menyusun siaran pers dan membuat konten publikasi yang menarik untuk berbagai platform digital.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan diskusi, tanya jawab, serta simulasi yang melibatkan seluruh peserta dari berbagai organisasi perempuan yang tergabung dalam BKOW Papua Barat Daya.
Melalui kegiatan ini, BKOW Papua Barat Daya berharap organisasi-organisasi perempuan semakin mampu memanfaatkan media sebagai sarana edukasi, informasi, advokasi, dan pemberdayaan masyarakat. Penguatan kapasitas di bidang komunikasi publik dan branding organisasi dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan eksistensi organisasi perempuan sekaligus memperluas dampak program-program yang dijalankan.
Kegiatan Public Engagement & Media Branding ini menjadi bagian dari komitmen BKOW Papua Barat Daya dalam membangun organisasi perempuan yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan zaman, sehingga mampu berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan perempuan di Papua Barat Daya. (Nafadza Fadlilah Chaniago Pimpinan Wilayah Al Hidayah Papua Barat Daya/Oke)








Komentar