oleh

22 Club Voli Berebut Piala Kapolres Merauke Cup ke-IV

 

MERAUKE, – Sebanyak 22 club voli berebut piala Kapolres Merauke cup ke-IV di GOR Head Sai Merauke, Papua selama dua pekan, tanggal 12-25 Juni 2021.

Kapolres Merauke, AKBP Untung Sangaji selaku ketua umum Pengkab PBVSI Merauke saat membuka kejuaraan bola voli Kapolres Merauke cup ke-IV mengatakan, lomba voli sebagai ajang silaturahmi dalam kondisi COVID-19. Sekaligus dalam rangka memeriahkan HUT Polri 1 Juli 2021 dan cipta kondisi dalam memelihara Sitkamtibmas yang aman dan kondusif di Merauke.

“Kondisi COVID 19 membuat kita jarang bertatap muka maka kita isi dengan lomba. Kebetulan peserta siap dan menunggu-nunggu dilaksanakan turnamen sehingga kita munculkan piala kapolres cup,” tuturnya kepada wartawan disela-sela kegiatan.

Dikatakan, panitia telah menyiapkan hadiah piala dan uang tunai. Kejuaraan tersebut terselenggara atas kerjasama Polres Merauke, PBVSI, Pemda, KONI, Dispora dan sponsorsif.

Ketua panitia Voli Kapolres Cup ke-IV, Dian Novita Pietersz merincikan, untuk club putera juara 1 berhak menerima piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan Rp 7 juta, juara 2 berhak menerima piala tetap dan uang pembinaan Rp 5 juta, juara 3 berhak menerima piala tetap dan uang pembinaan Rp 4 juta, juara 4 berhak menerima piala tetap dan uang pembinaan Rp 3 juta.

Sedangkan untuk club puteri juara 1 berhak menerima piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan Rp 5 juta, juara 2 berhak menerima piala tetap dan uang pembinaan Rp 4 juta, juara 3 berhak menerima piala tetap dan uang pembinaan Rp 3 juta, dan juara 4 berhak menerima piala tetap dan uang pembinaan Rp 2 juta.

“Untuk putera dan puteri akan diseleksi juga toser terbaik, spike terbaik dan libero terbaik,” tandasnya.

Pantauan Sorongnews.com peserta yang ikut dalam kejuaraan voli diantaranya, club putera rajawali, animti waninggap, kartika, HKT, elang, pele, sakil, mabers, ghupta vira, kurik, malind, semayep, dan predator. Klub puteri Rajawali, HKT, Sakil, elang, kumal, pele, smayep, juwanas spirit dan kemala. (Hida)

Komentar